Balon Udara Bawa Petasan Menyala Tersangkut Kabel Listrik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Balon udara tanpa awak membawa petasan yang masih menyala tampak tersangkut di kabel listrik di Ponorogo.
Balon udara tanpa awak membawa petasan yang masih menyala tampak tersangkut di kabel listrik di Ponorogo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Meski polisi telah mengamankan sejumlah balon udara tanpa awak yang memuat petasan sebelumnya, namun hal itu nyatanya tak membuat masyarakat Ponorogo takut untuk menerbangkan balon udara berisikan petasan.

Buktinya masih saja ditemukan balon udara tanpa awak dengan petasan yang terbang bebas di langit di wilayah Ponorogo.

Bahkan salah satu balon udara tanpa awak yang diterbangkan warga tampak tersangkut kabel listrik di jalan Sultan Agung, Jum’at (29/5).

Kapolsek Ponorogo kota, AKP Haryo Kusbintoro mengatakan peristiwa itu terjadi pukul 05.15 WIB.

Terlebih balon udara tanpa awak tersebut masih ada api dan petasan yang menyala.

“Ini yang membahayakan. Balon udara tanpa awak jatuh dengan adanya petasan,” kata AKP Haryo Kusbintoro.

“Di dalam balon tersebut ada 17 petasan dan api yang menyala. Kita khawatir kebakaran, sehingga minta bantuan Damkar dan BPBD,” imbuhnya.

Dengan bantuan Damkar dan BPBD, proses evakuasi balon udara tanpa awak yang tersangkut tersebut memakan waktu sekitar 30 menit.

Dalam sepekan terakhir, Polsek Ponorogo kota telah mengamankan sebanyak 9 balon udara dan 150 petasan.

Meski menerbangkan balon udara di momen lebaran merupakan tradisi masyarakat Ponorogo, bukan berarti menerbangkan balon udara dengan petasan diperbolehkan.

Ia kembali menghimbau kepada warga untuk tidak menerbangkan balon udara tanpa awak yang berisi petasan karena dapat menyebabkan dampak yang serius.

“Masyarakat kami mohon untuk meninggalkan tradisi balon udara. Sebab banyak efek negative, bisa membakar rumah atau kena kabel listrik. Kemudian juga mengganggu penerbangan. Kami tidak ingin kucing-kucingan lagi,” pungkasnya.

Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…