Kadin: Tepat Sih, Tapi New Normal Bikin Mesin Lebih Unggul dari Manusia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kesibukan pegawai di ruang produksi. SP/DET
Suasana kesibukan pegawai di ruang produksi. SP/DET

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menyampaikan, keputusan pemerintah untuk menerapkan new normal dinilai tepat karena memberikan ruang gerak bagi pelaku usaha untuk menggerakkan kembali roda usahanya.

Namun di sisi lain, Rosan juga melihat akan terjadi perubahan cara kerja dalam beberapa industri menyusul diterapkannya protokol kesehatan yang ketat, mulai menerapkan pshycal distancing di ruang kerja, memakai masker, dan rajin mencucui tangan pakai sabun atau memakai hand sanitizer.

Berbagai tatanan kehidupan normal yang baru ini menurutnya akan mempercepat implementasi otomatisasi di pabrik, di mana pekerjaan manusia akan digantikan oleh mesin atau robot. Hal inilah yang menjadi catatan penting pemerintah.

“Saat new normal, banyak perusahaan manufaktur yang menyampaikan ke saya bahwa mereka akan mempercepat otomatisasi yang memang sudah direncanakan. Berarti robotik, industri 4.0 akan dipercepat dengan adanya Covid-19 ini karena harus melakukan pshycal distancing,” kata Rosan dalam diskusi “Adaptasi Budaya dan Ekonomi Dalam kehidupan New Normal Indonesia” yang dilakukan melalui webinar, Minggu (31/5/2020) malam.

"Saya bicara dengan teman-teman asosiasi, para industri, ini kelihatannya otomatisasi itu kelihatannya akan lebih mengarah ke situ, akan lebih cepat," kata dia.

Hal itu pun mau tidak mau akan memicu pemutusan hubungan kerja (PHK). Atau untuk saat ini, di mana sudah terjadi banyak PHK maka lapangan pekerjaan yang tersedia di era normal baru akan berkurang.

Tag :

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…