Sah, Pertamina Sepakati Penjualan Gas Bumi 318,65 BBTUD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas pertamina yang tengah melakukan pemeliharaan kilang. SP/KOM
Petugas pertamina yang tengah melakukan pemeliharaan kilang. SP/KOM

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan industry domestic dalam situasi New Normal, PT Pertamina (Persero) akhirnya sepakati penjualan gas bumi sebesar 318,65 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) yang berlaku hingga 2024 dan dapat diperpanjang kembali.

Sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 89 Tahun 2020 kesepakatan tersebut dilakukan lewat anak usaha hulunya, PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Penandatanganan kesepakatan dilakukan secara virtual oleh Direktur Utama Pertamina EP dan Direktur Utama PHE di hadapan Menteri ESDM Arifin Tasrif sepekan silam.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyampaikan, volume gas bumi yang berhasil disepakati mencapai 26,7 persen dari total 1.188 BBTUD yang diatur dalam Kepmen ESDM tersebut.

“Pertamina telah menyepakati penjualan gas bumi untuk tiga sektor utama yakni pupuk, baja dan industri,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/1/2020).

Adapun untuk setiap sektornya, Fajriyah merinci sektor pupuk volumenya mencapai 183,2 BBTUD, sektor baja 10 BBTUD dan sektor industri sebesar 125,45 BBTUD. Dari jumlah tersebut, Pertamina EP akan menyuplai 277, 55 BBTUD dan PHE ONWJ menyuplai 41,1 BBTUD.

“Perjanjian penjualan gas bumi untuk sektor pupuk telah ditandatangani antara Pertamina EP dengan PT Pupuk Sriwidjaja untuk wilayah Sumatera Selatan, dan PHE ONWJ dengan PT Pupuk Kujang Cikampek untuk industri pupuk di wilayah Jawa Barat,” imbuh Fajriyah.

Fajriyah menambahkan, untuk sektor baja Pertamina EP telah menandatangani kesepakatan penjualan gas bumi dengan  PT Krakatau Steel yang beroperasi untuk wilayah Jawa Barat, DKI dan Banten.

Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…