Viral Penghuni Rumah Isolasi STIKES Pemkab Jombang Kekurangan Air

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah isolasi di STIKES Pemkab Jombang. (SP/M. Yusuf)
Rumah isolasi di STIKES Pemkab Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Beredar sebuah video viral di masyarakat terkait para penghuni rumah isolasi STIKES Pemkab Jombang yang tidak dapat menggunakan fasilitas air bersih dan alat memasak.

Di dalam video tersebut, seorang ibu paruh baya bersama seorang pria paruh baya mengeluh meminta tolong. Pasalnya, air bersih tidak keluar dari kran yang berada di rumah isolasi tersebut. Sehingga, mereka tidak dapat mandi dan buang air besar.

Selain masalah air yang tidak tersedia, mereka juga meminta perlatan dapur untuk memasak. Seperti kompor dan alat memasak lainnya. Lantaran asupan makanan yang disediakan oleh pemkab dirasa kurang atau tidak memadai oleh mereka.

Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, dr Pudji Umbaran mengatakan, bahwa video viral tersebut sudah diterimanya beberapa hari yang lalu.

"Untuk keluhan air itu memang sudah kami terima sejak awal mereka menempati rumah isolasi STIKES Pemkab Jombang. Karena seperti yang kita ketahui, ruangan itu memang sudah lama tidak terpakai," katanya, saat dikonfirmasi, Senin (08/6/2020).

Pudji menerangkan, kalaupaun terpakai jarang dilakukan untuk maintenance (perbaikan, red) terkait penggunaan air atau kamar mandinya. Sehingga pada awal mereka menempati, pihaknya mengakui memang ada keluhan soal air.

"Air sedikit kotor, kemudian debitnya juga kecil. Dan hari itu juga kami tindak lanjuti dengan melakukan perbaikan. Kami bersihkan tandon airnya, kami gelontor dengan pompa besar, sehingga kotoran sudah keluar semua. Sehingga air menjadi bersih dan debit cukup kencang," terangnya.

Menurut pengakuan Pudji, pada awal-awal memang penghuni jumlahnya masih cukup sedikit, sekitar 15 - 20 orang, Insya Allah masih tercukupi waktu itu. Saat ini dengan penghuni yang begitu banyak sekitar hampir 75 orang, tentu kebutuhan air makin meningkat dan debit air berkurang.

"Dan kami sudah instruksikan kepada pejabat terkait untuk melalukan pengeboran ulang, untuk menambah debit air kebutuhan air di rumah isolasi tersebut supaya tercukupi kebutuhan airnya selama menghuni di rumah isolasi STIKES tersebut," akunya.

Kemudian terkait video viral keinginan mereka yang minta disediakan kompor, memasak dan sebagainya, Pudji menjelaskan, bahwa pihaknya tidak dibolehkan menyediakan alat-alat masak. Mengingat bahwa potensi terjadinya kebakaran mengkhawatirkan kita bersama.

"Dan itupun langsung kami tindaklanjuti dengan pemberian ekstra fooding. Artinya, makanan kami tambahkan disamping makanan pokok yang kami kirimkan tiga kali sehari sesuai dengan jadwal makan di RS Jombang," jelasnya.

Kemudian, lanjut Pudji, pihaknya juga menambahkan snack pada siang hari. Dan malam pun juga ditambahkan dengan makanan yang bisa mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan makan malam diluar jatah makanan pokok sesuai jadwal yang mereka terima.

"Jadi, video viral itu sudah kami tindaklanjuti jauh hari sebelum teman-teman media konfirm pada hari ini," pungkas pria yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD Jombang ini.(suf)

Tag :

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…