Mitos Situs Sendang Made Jombang, Perpaduan Wisata Sejarah dan Legenda yang Kuat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Destinasi wisata Sendang Made yang berlokasi di Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. SP/ JBG
Destinasi wisata Sendang Made yang berlokasi di Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Salah satu peninggalan yang masih lestari hingga kini adalah Sendang Made yang menyimpan jejak sejarah penting terkait salah satu raja besar di Nusantara, yaitu Prabu Airlangga, yang berlokasi di Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Senin (26/01/2026).

Konon, Sendang Made bukan sekadar mata air biasa. Legenda setempat menyebutkan bahwa sendang ini terbentuk saat masa pelarian Prabu Airlangga. Kisah tersebut bermula ketika kerajaan Dharmawangsa Teguh (paman sekaligus mertua Airlangga) diserang Kerajaan Wora-Wari yang bersekutu dengan Sriwijaya.

Serangan besar itu membuat kerajaan runtuh dan menewaskan Raja Dharmawangsa. Airlangga bersama istri, dayang, dan patih setianya, Narottama, terpaksa melarikan diri ke hutan demi menyelamatkan diri hingga akhirnya menetap di Gunung Pucangan. Di kawasan Gunung Pucangan inilah Airlangga disebut menetap selama tiga tahun.

Sambil menyamar dan bertapa untuk menyusun kekuatan merebut kembali kerajaannya, Airlangga membuat sendang untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari rombongannya. Airlangga tidak melupakan tempat persembunyiannya itu. Salah satunya tercatat dalam Prasasti Munggut bertarikh 944 Saka.

Saat ini, Sendang Made menjadi destinasi wisata budaya andalan di Kecamatan Kudu. Di kompleks petilasan ini, pengunjung bisa melihat beberapa kolam atau sendang. Sendang utamanya bernama Sendang Gede dengan ukuran sekitar 8 x 11 meter. 

Sementara itu, untuk daya tarik Sendang Made tak lepas dari kepercayaan masyarakat setempat yang masih dijaga turun-temurun. Menurut Juru Kunci Sendang Made, Mbah Supono, warga percaya bahwa situs ini memiliki nilai sakral. Salah satu kepercayaan yang populer adalah khasiat air Sendang Made. Banyak yang meyakini air dari sendang ini bisa digunakan sebagai sarana pengobatan hingga membuat masakan menjadi lebih lezat.

Namun, ada pantangan keras yang wajib dipatuhi pengunjung. Siapapun dilarang mengambil ikan yang hidup di dalam sendang. Mitos yang beredar menyebutkan bahwa mengambil ikan di sana bisa mendatangkan musibah atau bencana. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk alias gratis untuk menikmati suasana asri dan nilai sejarah di tempat ini. jb-01/dsy

Berita Terbaru

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan…

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan …