EVITA Kolaborasi tentang Rindu dalam Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Ditengah masa Pandemi yang tak kunjung surut, Produser Rifo Octavian a.k.a Rifofo dan Gandhi Prasetya a.k.a Gandhi Shiro kembali berkolaborasi dan menghasilkan single yang diberi judul ‘EVITA’. Sebelumnya keduanya pernah berkolaborasi dengan menghasilkan karya single ‘Evelyn’ yang dinominasikan dalam AMI Awards 2019 untuk kategori Karya Produksi Progressive Terbaik.

Tetap dengan nuansa Jawa Timuran yaitu Banyuwangi, pembuatan single ‘EVITA’ melibatkan tiga kolaborator lain; mereka adalah Radhica Isac yang berasal dari Moldova- Rumania yang tinggal di inggris ,.Eka Ayu Wulandari dari STKW (Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta) Surabaya dan rapper DRT yang sejak 2017 bekerja sama dengan Rifofo. Gandhi Prasetya mengatakan single ‘EVITA’ bercerita tentang kerinduan pada sosok yang bisa menenangkan dan menentramkan, sosok yang tak terlupakan dan selalu dipuja.

Diceritakan pula bahwa sosok tersebut tengah terpisah, berjarak jauh dengan yang merindukannya; maka yang dapat dilakukan adalah terus berkarya dengan kesabaran menanti—hingga tiba waktunya untuk bertemu kembali dengan si penenang. Dalam single ‘EVITA’, Rifofo dan Gandhi bereksplorasi secara aransemen dan dalam mengarahkan secara bahasa untuk lirik—dan juga memasukkan puisi.

"Musik ‘EVITA’ dibuat dengan memadukan musik Banyuwangi dengan Cina; keduanya memiliki kemiripan nada. Perpaduan tersebut juga diberi sentuhan modern dari musik trap, berasal dari bagian selatan Amerika, yang kini banyak terdengar sebagai pengiring rap -bagian dari hip hop culture di Amerika" lanjut Gandhi saat di hubungi melalui pesan singkat Whatsapp, Jumat (12/6/2020) malam.

"Bahasa yang digunakan adalah Rumania untuk puisi, Indonesia untuk rap, dan Osing untuk nyanyian" katanya. Sementara Rifo Octavian mengatakan, puisi berbahasa Rumania yang dibacakan oleh Radhica diawali dengan “Mi-e dor de cineva care mă poate înțelege .. (I miss someone who can understand me ..)”.

"Dalam bahasa indonesia yang artinya (Kalau rindu itu kamu maka jarak adalah ke mana ‘ku menuju), awal dari lirik rap DRT kemudian disambut dengan refrain berbahasa Osing dari Eka, “Durung wayahee, kembang isun teko” (belum waktunya,datang yang dipuja/kupuja)" kata Rifo.

"Barisan kata dan kalimat dari para kolaborator pun meneguhkan tema lagu tentang kerinduan yang mendalam, begitu diharapkan (“Sing sun angen-angen”) hingga terngiang-ngiang (‘kantru-kantru’) dengan kesadaran bahwa perjumpaan pengobat kerinduan belum dapat terjadi sampai tiba saatnya karena sudah adanya ‘perjanjian’ untuk bertemu kembali (‘semayane’)" tambahnya.

Perpaduan musik dan bahasa dari beragam tempat dan negara dalam ‘EVITA’ yang menyimbolkan jarak yang berjauhan pun menguatkan tema kerinduan yang -belum dan- pada waktunya akan dilepaskan.

Adapun proses pembuatan single ‘EVITA’ telah berjalan sebelum keadaan pandemi yang sekarang melanda dunia; keadaan tersebut turut mempengaruhi waktu perilisan yang sebelumnya direncanakan lebih awal. Dengan tetap bersemangat untuk berkarya, kiranya sosok penenang yang dinantikan dalam ‘EVITA’ yang dirilis saat pandemi ini dapat dimaknai sebagai ketenangan yang dirasakan sebelum pandemi terjadi; bahwa kerinduan akan ketenangan tersebut tengah dirasakan oleh semua.

Demikian sehingga perpaduan musik dan bahasa dalam ‘EVITA’ dapat dikatakan melingkupi kita-sebagai warga dunia.

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…