SURABAYA PAGI, Surabaya - Problem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Surabaya untuk SDN dan SMPN 100 persen dilaksanakan secara online banyak dikeluhkan masyarakat. Hal itu terungkap dalam reses yang dilakukan oleh anggota komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Surabaya Norma Yunita.
Reses yang di lakukan di wilayah dapil I banyak warga mengeluhkan pedaftaran PPDB secara online. Maka dari itu Norma bersama pengurus partai PDIPerjuangan mendirikan Posko pendaftaran PPBD untuk warga masyarakat.
“ Untuk membantu warga saya dan rekan-rekan pengurus (partai PDI Perjuangan) mendirikan posko pendaftaran bagi yang tidak bisa menggunakan sistem online,” ungkap Norma kepada Surabaya Pagi Kamis (18/6).
Norma juga mendorong Dinas Pendidikan Kota Surabaya juga dapat membatu masyarakat yang tidak bisa mendaftar secara online.
“ Kami mendorong Dinas Pendidikan terkait pendaftaran PPDB online bisa membantu masyarakat dalam sistem online ini dengan membuka posko disekitar sekolahan dari Dispendik sendiri untuk bisa membantu mendaftarkan warga yang tidak menguasai sistem online,” ungkap politisi PDIP ini.
Norma juga mengatakan, Pemkot juga harus melakukan antisipasi polemik daya tampung SMPN terbagi dalam 4 jalur,Jalur Prestasi, Jalur Zonasi, Jalur Afirmasi dan Jalur Perpindahan tugas orang tua.
“Ada pembagian dalam daya tampung dari berbagai jalur, saya meminta untuk menambah kuota bagi jalur afirmasi dan zonasi. Jika ada tambahan maka akan ada tambahan rombel ditiap kelas,” katanya.
Menurut Norma polemik disetiap keadaan pasti ada,apalagi dimasa pandemi ini begitu banyaknya polemik dari segi apapun (pendidikan, sosial, kesehatan dll).
Di masa pandemi ini mau tidak mau kita harus melakukan semuanya dengan sistem online (jarak jauh). Terkait daya tampung sudah dipastikan pembagiannya, dan kalaupun ada tambahan rombel diharuskan tidak melebihi kapasitas kemampuan untuk guru bisa mengajar dan tidak melebihi dari kapasitas kelas
“ Yang pasti untuk siswa yang tidak bisa diterima di sekolah negeri,maka bisa bersekolah di swasta dan pemerintah kota akan ikut membantu dalam pembiayaan,” katanya. Alq
Editor : Mariana Setiawati