Setubuhi Wanita Dibawah Umur, Pria Ini Berurusan dengan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Lamongan bersama Kasatreskrim saat menunjukan barang bukti dan pelaku pencabulan.FOTO:SP/MUHAJIRIN
Kapolres Lamongan bersama Kasatreskrim saat menunjukan barang bukti dan pelaku pencabulan.FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Karena telah terbukti mensetubuhi Bunga bukan nama sebenarnya, wanita dibawah umur hingga melahirkan, MS (25) kini harus berurusan dengan Polisi, setelah orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polres Lamongan.

Pria yang mengaku sudah 5 kali berhubungan layaknya suami istri di rumahnya itu, kini harus mendekam disel tahanan Mapolres, untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatanya, meski pelaku mengaku khilaf dan meminta maaf atas perilaku yang dilakukan bersama bunga tersebut.

Persetubuhan dengan pelajar yang masih duduk di kelas VII SMP ini terkuat, seperti disampaikan oleh Kapolres AKBP Harun, setelah korban mengaku perutnya sakit.

Setelah diperiksakan, saat itu juga korban teryata melahirkan seorang bayi mungil hasil persetubuhan dengan MS. Melihat kenyataan pahit itu, orang tuanya tidak terima dan mengetahui kalau anaknya hamil hingga melahirkan karena berhubungan intim dengan pelaku.

"Mengetahui korban melahirkan seorang bayi perempuan hasil hubungan gelap, orang tua langsung melaporkan kejadian ini, dan pada tanggal 12 Juni 2020, pelaku kita tangkap di rumahnya di desa Dusun Sumbersoko Desa Pamotan Kec Sambeng Lamongan," kata Kapolres dalam Jumpa Pers Jum'at (19/6/2020).

Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku kata Kapolres, berawal sekitar bulan Agustus 2019 lalu sekitar jam 09.00 Wib, pelaku mengajak anak korban untuk bermain kerumahnya dengan alasan akan dikenalkan dengan orang tuanya.

Sesampainya dirumah pelaku, anak korban dipaksa untuk masuk kedalam kamar dengan cara menarik tangan anak korban kedalam kamar, saat sudah di dalam kamar anak korban disetubuhi dengan bujuk rayu karena hubungan mereka sudah disetujui oleh ibu pelaku dan kejadian tersebut terjadi berkali-kali hingga 5 kali dilakukan secara berurutan.

SeteIah melakukan persetubuhan tersebut, pelaku mengancam anak korban akan membunuh dan akan menyebarkan aibnya, apabila anak korban sudah tidak perawan apabila berani bercerita kepada siapapun. "Pelaku sempat mengancam ke korban, kalau berani bercerita kepada siapapun, dia akan ungkapkan semua kejadian kalau korban sudah tidak perawan," ungkap Kapolres.

Atas perbuatanya itu, pelaku terancam hukuman maksimal minimal 5 tahun, dan maksimal 15 tahun penjara, karena disangkakan melanggar pasal 81 ayat (1) dan (2) dan atau pasal 82 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Setiap orang dengan sengaja melakukan, kekerasan , ancaman kekerasan, tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan perbuatan persetubuhan dan atau cabul, maka akan dincam hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.jir

Tag :

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …