Cekcok Judi Remi, Warga Sampang Bacok Kakak Beradik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku pembacokan saat dihadirkan dalam rilis di Polres Sampang, Madura, Selasa (30/6).
Pelaku pembacokan saat dihadirkan dalam rilis di Polres Sampang, Madura, Selasa (30/6).

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang – Warga Desa Panjeruan Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura mendadak geger dengan adanya aksi pembacokan yang dilakukan salah satu warga.

Adalah Ali Rohman Bin Satraman (36) warga Desa Panjeruan Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang pelaku pembacokan terhadap warga yang merupakan satu desa dengannya bernama Mursid (37).

Akibat pembacokan tersebut, korban Mursid meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada 26 Juni 2020 lalu sekitar pukul 18.30 WIB saat korban dan pelaku tengah bermain judi remi bersama beberapa orang lainnya.

Di tengah permainan, pelaku menang tanpa ikut bermain alias hanya memasang (tombok) uang sebesar Rp 100.000 ke bandar judi. Pelaku yang menang, saat mengambil uang hasil kemenangan judinya sambil berkata di depan korban, ‘wis kita musuhan unagnya saja ya’.

Mendengar ucapan tersebut, korban yang sudah kalut lantaran kalah judi merasa seperti diejek pelaku. Ia pun tidak terima dan spontan membalas perkataan kesal sembari menantang, ‘musuh siapa saja?’

Adu mulut tersebut berujung cekcok diantara keduanya. Semakin memanas, korban akhirnya mengeluarkan senjata tajam. Tak hanya korban, pelaku juga akhirnya melakukan hal yang sama. Ia jua mengeluarkan senjata tajam jenis pisau berukuran 45 cm.

“Keduanya cekcok dan pada akhirnya korban mengeluarkan senjata tajam, begitupun dengan tersangka, tapi salah satu rekannya segera melerai, membawa pelaku menjauh dari korban,” kata Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Riki Donaire Piliang, Selasa (30/6).

Namun, upaya peleraian yang dilakukan rekan korban dan pelaku itu tak membuahkan hasil. Pelaku yang sudah tersulut emosi memberontak dan langsung berlari ke arah korban.

Seketika pelaku membacok korban dengan senjata yang dipeganya. Akibatnya korban mengalami luka bacok di bagian punggung dan lengan.

Mengetahui hal itu, kakak korban bernama Nasuki (40) yang berada di lokasi berniat menolong adiknya turut mengalami luka di telapak tangan akibat menangkis bacokan pelaku.

“Kedua korban, kakak beradik langsung dilarikan ke rumah sakit namun, adik (Mursid) meninggal karena terlalu banyak mengeluarkan darah,” ucap AKP Riki Donaire Piliang.

Ia menambahkan, setelah membacok kakak beradik itu, pelaku langsung kabur melarikan diri ke pinggir sungai yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran dan tak butuh lama, pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti.

“Pelaku kami amankan pada malam itu juga dengan barang bukti sebuah pisau yang masih melekat di tangan pelaku,” terangnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP sub pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara.

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…