3 Pengedar dan Pemakai Sabu di Mojokerto Diringkus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menunjukkan barang bukti dan para tersangka dalam rilis di Polresta Mojokerto.
Petugas menunjukkan barang bukti dan para tersangka dalam rilis di Polresta Mojokerto.

i

Meski kasus peredaran narkoba sudah banyak yang terbongkar namun nyatanya narkoba masih sulit untuk dibasmi bersih. Buktinya saja Satnarkoba Polresta Mojokerto baru-baru ini mengamankan 3 tersangka pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Dwi Agus Susanti di Mojokerto,

Kiprah 3 pemuda sebagai pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu harus berakhir. Hal itu setelah mereka diamankan anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto.

Dari ketiga pelaku, petugas menyita barang bukti berupa serbuk putih (sabu-sabu) seberat 9,93 dan sejumlah alat hisab sabu lainnya.

Ketiga pelaku yakni, Indra Setiawan (22) warga Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Odik Santoso (28) warga Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto dan Mokhamad Romli (31) warga Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Para pelaku diamankan pada, Minggu (28/6/2020). Penangkapan para pelaku berawal dari informasi masyarakat jika di rumah pelaku Indra Setiawan sering digunakan sebagai tempat pesta narkoba.

Mendapati laporan tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan petugas berhasil mengumpulkan cukup informasi dan akhirnya dilakukan penindakan.

Sekira pukul 07.00 WIB, petugas mengrebek rumah pelaku dan mengamankan barang bukti berupa dua buah pipet kaca warna bening berisi sabu.

Satu klip plastik warna bening berisi sisa sabu, satu buah korek api gas, seperangkat alat hisab sabu yang ditemukan di dalam speaker aktif di dalam kamar rumah pelaku. Serta satu buah Handphone (HP) merk Oppo di atas meja kamar pelaku. Pelaku mengaku baru pesta sabu bersama pelaku Odik Santoso.

Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku Odik di rumahnya dan mengamankan sebuah HP merk Oppo yang ditemukan di saku celana depan sebelah kiri. Kedua pelaku yang digiring ke Mapolresta Mojokerto mengaku mendapat barang haram tersebut dari Mokhamad Romli.

Tak ingin kehilangan jejak, petugas langsung mengrebek rumah pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, enam klip plastik berisi sabu dengan berat 5,88 gram, satu buah kotak box tempat menyimpan sabu, satu buah sekrup warna putih, satu pack plastik kosong.

Satu buah timbangan elektrik merk Camry yang ditemukan di bawah almari rias dalam kamar pelaku, uang tunai sebesar Rp198 ribu yang ditemukan di saku celana belakang kanan dan satu buah HP merk Oppo yang ditemukan di atas kamar pelaku. Pelaku dan barang bukti langsung dikeler ke Mapolresta Mojokerto.

Kasat Narkoba Polresta Mojokerto, Iptu Heri Siswanto mengatakan, ketiga pelaku merupakan pengedar. “Namun pelaku Indra Setiawan dan Odik Santoso selain sebagai pengedar juga sebagai pemakai. Keduanya mendapatkan barang dari Mokhamad Romli,” ungkapnya, Selasa (30/6/2020).

Masih kata Kasat, sasaran pengedaran sabu para pelaku merupakan kelas menengah ke bawah. Namun hingga kini pihaknya belum menemukan pelajar sebagai pengguna sabu jaringan para pelaku. Pihaknya meminta masyarakat untuk bekerjasama memerangi narkoba.

“Para pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolresta Mojokerto guna penyelidikan lebih lanjut. Ketiganya dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Subs Pasal 132 ayat (1) Subs Pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya.

 

 

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…