Disparpora Jombang Tak Punya Data Jumlah Pariwisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu tempat wisata di Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)
Salah satu tempat wisata di Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Terkait data jumlah pariwisata yang audah mengantongi ijin, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Jombang belum memilikinya.

Pelaksana Harian (Plh) Disparpora Jombang, Hari Purnomo mengungkapkan, bahwa pihaknya masih baru akan melakukan pendataan jumlah wisata di Kabupaten Jombang.

"Kalau data real kami ada 100 destinasi wisata. Jumlah wisata yang sudah didata mulai dari wisata alam, kuliner dan wisata desa," ungkapnya, kepada jurnalis, Rabu (01/7/2020).

Hari menjelaskan, soal wisata yang sudah berizin, pihaknya mengakui data tersebut masih belum dimilikinya. Sehingga tidak mengetahui pasti jumlah data wisata yang belum mempunyai izin.

”Terkait dengan perizinan tentu ada di DPMPTSP, karena pintu masuk ada disana. Temen-temen juga tidak mengetahui, apakah wisata itu sudah mengurus proses izin atau yang belum,” jelasnya.

Untuk itu, terang Hari, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPMPTSP dan Satpol PP untuk melakukan pendataan wisata yang sudah berizin dengan menggandeng kecamatan yang tahu wilayah masing-masing.

"Kami juga sudah melakukan pembinaan meski hanya dilakukan pada momen tertentu. Kita sampaikan seperti apa tata kelolanya, pengembangan kedepannya, termasuk pengurusan izinya untuk melegalkan usahanya. Tapi tetap kita monitoring rutin,” terangnya.

Hari menegaskan, pengrusan izin sangat penting. Karena akan berguna bagi pengelola wisata itu sendiri. "Apabila ada kerjasama atau investor, pastinya membutuhkan legalitas dalam usahanya,” tukasnya.

Sementara itu, hasil pendataan yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Jombang dua hari lalu, hingga saat ini belum tuntas.

Kabid Penegakan Perda, Satpol PP Kabupaten Jombang. Wiko F Diaz mengungkapkan, bahwa rencananya hari ini.pihaknya akan turun kembali ke lapangan. ”Kemarin masih belum selesai. Kecamatan belum memberi laporan ke kita hasil dari pendataan," ungkapnya.

Untuk itu, Wiko memaparkan, pihaknya akan kembali turun ke tempat wisata bersama dengan Disparpora dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Jombang.

”Besok kita turun lagi ke lapangan untuk menyelesaikan pendataan. Stelah dilakukan pendataan, kami baru bisa mengetahui, mana wisata yang berizin atau yang belum berizin," paparnya.

Apabila ditemukan wisata yang tidak mempunyai izin, maka pihaknya akan koordinasi dengan dinas terkait, langkah apa yang akan diambil selanjutnya.

”Apabila tetap tidak segera mengurus izin, maka kami akan melakukan tindakan dengan memberikan surat peringatan,” ujar Wiko.

Wiko juga menegaskan, apabila pelaku usaha tetap tidak mengindahkan peringatan, maka akan dilakukan tindakan hingga penutupan. ”Tentunya akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu,” pungkasnya.suf

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…