Tuntut Rapid Test Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan masa dari Aliansi Gerakan Driver Lintas Nusantara menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (3/7/2020).

Foto SP/Arlana
Ratusan masa dari Aliansi Gerakan Driver Lintas Nusantara menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (3/7/2020). Foto SP/Arlana

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi penolakan rapid test berbayar dilakukan oleh sejumlah komunitas sopir truk yang tergabung dalam Aksi Driver Truk Indonesia Bersatu. Aksi ini menuntut agar kebijakan rapid test di Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk dapat digratiskan.

Para sopir pengangkut bahan logistik ini ingin bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menyuarakan aspirasi mereka yang keberatan dengan kebijakan rapid test tersebut.

"Ini memberatkan kami. Tuntutan kami adalah agar rapid test untuk kami digratiskan," ujar David Fiqianto, koordinator aksi yang bertempat di depan Gedung Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (3/7/2020).

Dirinya juga menjelaskan jika para rekan sopir truknya mengeluh pendapatannya terpotong untuk biaya rapid test yang mahal. Sedangkan pihak perusahaan tidak memberikan insentif lebih untuk biaya rapid test tersebut.

"Sangat merugikan kami karena pendapatan kami terpotong untuk rapid test. Sementara untuk makan anak istri di rumah tidak ada," kata David.

Jika tuntutan yang mereka suarakan tidak dipenuhi, maka mereka mengancam akan menggelar aksi dengan lebih banyak massa dan tidak menutup kemungkinan untuk menghentikan kiriman logistik ke pulau Bali.

“Bisa jadi, ada kemungkinan pengiriman bahan logistik ke Bali akan distop. Kami satu komando dari pusat,” jelasnya.

Menurutnya, sopir cukup memakai surat keterangan sehat yang dikeluarkan puskesmas untuk proses pengiriman logistik ke Bali. Dirinya juga menambahkan tak perlu menggunakan rapid test yang harganya mahal. adt

Berita Terbaru

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman akan menyiapkan kebijakan khusus bagi UMKM dalam menghadapi aturan wajib h…

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa,sebelum dicopot, sempat bilang mencurigai ada oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang …