Dana Penanganan Covid-19, Tidak Menyasar ke Pondok Pesantren

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Diklat Kesehatan Tanggap Covid-19 yang digelar RMI NU, LKKNU, LBINU dan satgas Covi-19 PCNU Lamongan.

 FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Suasana Diklat Kesehatan Tanggap Covid-19 yang digelar RMI NU, LKKNU, LBINU dan satgas Covi-19 PCNU Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Peran serta Pondok Pesantren dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di Lamongan cukup besar. Namun anehnya tidak ada bantuan apapun dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 (TGTPPC) Pemkab Lamongan ke Pondok Pesantren.

Hal itu disampaikan oleh ketua PCNU Lamongan, Dr. H. Supandi Awaluddin, saat membuka Diklat Kesehatan Tanggap Covid-19, di Aula Pondok Pesantren Al Fatimiyah Paciran Lamongan (09/7/2020).

Disebutkan olehnya, Pandemi Covid-19 ini sudah membuat poraporanda tatanan, dan ini tidak boleh dibiarkan, semua stake holder ikut andil dalam upaya mencegah dan menangani virus yang sudah mewabah dunia ini.

Tapi anehnya tidak ada upaya Pemkab melalui TGTPPC memberikan stimulus anggaran atau bantuan ke Pondok Pesantren khususnya PP dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Dan acara diklat seperti lanjut Pandi panggilan akrab Ketua PCNU ini, semestinya mempunyai tugas membuat pelatihan pencegahan itu, ya pemerintah daerah Kabupaten Lamongan, karena mempunyai anggaran. 

Tidak hanya  itu Pandi juga mengungkapkan, covid-19 ini, seharusnya Kepala Dinas Kesehatan yang seharusnya memberikan pencerahan, dan bantuan-bantuan kesehatan kepada seluruh masyarakat termasuk lembaga Pondok Pesantren.

"Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada RMI NU, LKKNU, LBINU dan satgas Covi-19 PCNU Lamongan) bisa mengadakan diklat kesehatan tanggap covid-19 di lingkungan Pesantren secara mandiri," ungkapnya.

Dalam kesempatan acara tersebut, Pandi juga mengajak dan mewajibkan seluruh Pondok Pesantren untuk menetapkan protokol kesehatan untuk menjaga terjadinya penularan virus covid-19. “Jangan sampai pondok pesantren NU yang ada di Lamongan menjadi cluster baru penyeberan virus corona, maka protokol kesehatan wajib diterapkan disetiap Pondok Pesantren," tambahnya.

Dr. Syahrul Munir mewakili Syuriah PCNU Lamongan dalam ssambutannya juga mengapresiasi dan menyambut baik, acara diklat kesehatan untuk petugas satgas covid-19 di setiap pesantren NU Lamongan.

“Acara demikian harus ada, meskipun tidak ada ulur tangan dari pemerintah kabupaten Lamongan. Sampai hari ini tidak ada program dari pemkab Lamongan tentang penangan covid-19 khusunya lagi di pondok pesantren,"terangnya.

H. Abdulloh Adib Haad, selaku ketua PC RMI NU Lamongan menyampaikan, bahwa pemkab Lamongan tidak memberikan bantuan apapun kepada pondok-pondok pesantren NU tentang penanganan Covid-19.

Pihaknya mengaku sudah pernah kumpul bersama Pemkab Lamongan hari senin, 5 Juni 2020 lalu di Pendopo Lamongan untuk membahas pencegahan covid-19 di Pesantren.

Disana ia menyampaikan tentang beberapa hal bantuan untuk Pondok Pesantren seperti bantuan disinfektan, vitamin, termogan yang disetujui dan oleh bupati akan segera diberikan ke Pesantren tentang hal tersebut. "Tapi sampai hari ini tidak ada bantuan dari pemkab Lamongan untuk Pondok-pondok Pesantren terutama Pesantren NU," pungkasnya.jir

Tag :

Berita Terbaru

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…