Jombang Terapkan MPLS Secara Daring, Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadisdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo. SP/M. Yusuf
Kadisdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo. SP/M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com Jombang - Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk peserta didik baru dilakukan secara daring sebagai bentuk upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mencegah adanya klaster baru Covid-19 di kota santri.
 
MPLS secara daring dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin, (13/7 sampai besok Rabu, (15/7). Untuk pihak sekolah, menyiapkan media presentasi tentang profil sekolah untuk diinformasikan ke para peserta didik baru. 
 
Selain itu, sistem daring ini juga akan diterapkan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di tahun pelajaran 2020/2021. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan selama situasi pandemi Covid-19.
 
Kadisdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan, kasus Covid-19 di kota santri ini masih terbilang tinggi. Maka dari itu, kegiatan MPLS untuk siswa baru harus melalui sistem dalam jaringan atau daring.
 
"Kita dapat masukan, terutama dari IDI. Kalau bisa MPLS dilakukan online. Atas masukan itu dan dampak-dampaknya, sehingga menjadi pertimbangan kami," katanya, saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2020). 
 
Untuk itu, Agus kemarin langsung instruksikan kepada seluruh korwilker untuk menyampaikan kepada sekolah agar pelaksanaan MPLS dilaksanakan secara daring. Dan instruksi itu agar bisa ditaati oleh seluruh lembaga pendidikan dibawah naungannya. 
 
"Saya tidak menginginkan adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. Ini demi kebaikan kita bersama. Jadi, apa yang saya sampaikan ke teman-teman kepala sekolah agar mentaati ini," ujarnya. 
 
Agus menjelaskan, untuk membantu siswa yang kondisinya kurang mampu dalam KBM secara daring atau proses belajar dari rumah (BDR), akan dibantu melalui dana BOS untuk pembeli paket data. 
 
"Jadi sudah ada solusinya terkait dengan kesulitan dari sisi kuota internet. Bisa kita ambilkan bantuan dari dana BOS. Itu nanti melalui keputusan kepala sekolah masing-masing," pungkasnya.  suf
 
 
 
 

Berita Terbaru

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Nanti seluruh penjualan ekspor komoditas sawit dan batubara wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai eksportir…

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengaku akan mengejar harta para pejabat-pejabat korup yang disembunyikan hingga ke bunker-bunker.Prabowo…

Manajemen MBG Sedang Didandani

Manajemen MBG Sedang Didandani

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden Prabowo Subianto disebut sedang memperbaiki manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya penggunaan anggaran. Upaya tersebut…

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap potensi keuntungan besar yang bisa didapat negara lewat pembentukan badan tersebut. Lembaga…

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026), menyoroti praktik berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal…

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Oditur militer menghadirkan dokter spesialis bedah plastik Parintosa Atmodiwirjo dan dokter spesialis mata Faraby Martha sebagai ahli kasus…