SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jenita Janet resmi bercerai dari Alief Hedi Nurmaulid. Namun, setelah bercerai, mantan suaminya juga menuntut harta gono-gini.
Sebagai pihak perempuan Jenita Janet tak menyangka dengan tuntutan sang mantan suami. Padahal Jenita sebagai penggugat tak menuntut harta gono- gini.
"Sumpah aku nggak ngerti nggak paham. Karena aku nggak nuntut apapun dari dia. Aku udah ikhlas aja. Aku harus menyandang status baru. Aku menjalani semua sendiri. Itu aja buat aku udah menjadi sesuatu yang worth it banget yang aku hadapin dalam hidup. Aku udah ikhlas tapi nggak nyangka aja bisa nuntut ke aku," kata Jenita Janet, Selasa (14/7/2020).
Menurut Jenita yang membuat kaget adalah ketika mantan suaminya memasukkan rumah milik orang tua Janet, sebagai salah satu materi tuntutan. "Iya aku kaget aja dapet laporan masuk-masukin Sendiri. Yang mencengangkan adalah rumah orang tua aku sendiri, itu sih parah kayak 'wow gitu'. Aku nggak tahu karena jujur nggak nyangka," lanjutnya.
Disinggung apalah rumah orang tua Janet dibeli oleh Alief. Rupanya Jenita mengklaim rumah itu dibeli oleh Janet langsung. "Nggak itu dari uang pribadi aku yang dikasih ke orang tua. Tapi dia bilangnya karena itu pas dibeli pas nikah jadi nggak tau. Ternyata gini gitu yah di Indonesia. Nggak mau lah ya dipikir-pikir ngebuang-buang waktu aku dan produktifitas aku banget," katanya. Meski begitu, Jenita ikhlas dan hargai apa yang nanti dalam putusan harta gono-gini. Jenita juga tidak menuntut apapun dari Alief yang sudah resmi menjadi mantan suaminya itu.
Perceraian Jenita Janet dengan Alief Hedy, diduga ada perempuan lain di hati Alief. Itulah yang kemudian membulatkan tekad Jenita untuk bercerai.
"Balik lagi hal yang membuat aku gugat cerai adalah hal yang sangat fatal dari sekian tahun aku mencoba bersabar. Dari mulai September sudah jatuhin talak, Juli 2019 kita udah nggak harmonis. September, Oktober, November kita masih berharap (yang terbaik) tapi orangnya (Alief) masih fokus ke orang lain. Jadi aku ngerasa, sudah jatuh tertimpa tangga kalau misalnya aku larut dalam kesedihan," ujarnya. dsy/erk
Editor : Moch Ilham