Dispendik Surabaya Berupaya Atasi Kejenuhan Siswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo. SP/BYTA
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo. SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Sistem pembelajaran jarak jauh, melalui daring atau online rupanya masih ditetapkan di tahun ajaran baru 2020-2021.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo terus melakukan upaya untuk mengatasi kejenuhan siswa dengan melakukan pembaruan pada materi pelajaran dan pola pembelajaran yang dibuat senyaman mungkin.

“Kalau model pembelajaran sudah luar biasa materinya karena banyak menggunakan IT dan dibuat semenyenangkan mungkin. Tak hanya isi materinya, siswa pun  juga akan merasa tertantang untuk menyelesaikan tugas dan nyaman saat belajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo.

Menurutnya, dengan masih diterapkannya metode pembelajaran jarak jauh, tentunya para tenaga pengajar harus semakin ekstra untuk melakukan pengawasan kepada para muridnya ketika proses belajar mengajar berlangsung.

“Maka, salah satunya guru harus juga sering-sering panggil dan perhatian ke muridnya. Supaya dia tidak keluar dari pembelajaran itu. Kalau keluar kan HPnya tidak aktif dan bisa diketahui dari zoom,” ujarnya.

Pembelajaran lewat daring ini memang merupakan hal baru bagi para pelajar. Meski begitu, hal ini bisa memudahkan para orang tua untuk melakukan kontrol kepada kegiatan pembelajaran yang dilakukan anak-anaknya.

“Orang tua mudah mengontrol anak kalau ada tugas, ada feedback dari sekolah orang tua mengetahui, tugas-tugas akan dikerjakan, itu kelebihan daring. Salah satu kelemahan itu ketika ada yang tidak perhatian dengan pelajaran. Kita butuh tenaga ekstra siapa yang lagi mendengarkan,” terangnya.

Pihaknya juga terus melakukan antisipasi kepada para siswa yang tak memiliki perangkat penunjang pembelajaran online, dengan cara pihak sekolah akan mengirimkan tugas melalui perangkat milik orang tua atau keluarga dekatnya.

“Misalnya siswa tersebut tidak memiliki HP, tapi orang tuanya punya untuk kerja. Maka bisa pakai HP orang tua, tugas dikirim ke orang tua, setelah orang tua pulang anak mengerjakan ketika selesai dikirim ke guru oleh orang tua. Kalau salah satu anggota keluarga punya hp maka tugas dilewatkan saudaranya, kalau tidak maka gurunya ke rumah siswa tersebut untuk menyampaikan tugas sekolah yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap siswa dan siswa mendapatkan haknya atas pendidikan. Supomo juga menyatakan, bahwa setiap siswa pasti merindukan waktu berinteraksi bersama teman-teman di lingkungan sekolahnya. Namun untuk saat ini, pihaknya harus menomor satukan kesehatan para pelajar.

“Kalau ada diketahui tidak bisa mengikuti pembelajaran daring, harus ada jalan keluarnya. Kita mengutamakan kesehatan anak-anak di masa seperti ini, kita tidak bisa penuh kayak ketika normal. Maka ada penyesuaian beberapa mata pelajaran sehingga kesehatan anak-anak tetap nomor satu. Karena kalau mereka terpapar akan isolasi sendiri tanpa orang tua,” pungkasnya. Byt

Berita Terbaru

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…