Kurang 125 Ribu Dukungan, Agung Sudiyono Mundur Bacabup Independen Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Bacabup Independen Agung Sudiyono. SP/SG
 Bacabup Independen Agung Sudiyono. SP/SG

i

SURABAYAPAGI, Sidoarjo – Mengetahui pengumuman KPU bahwa harus melengkapi berkas kekurangan 125.986 dukungan setelah pleno Verifikasi Faktual (Verfak) calon perseorangan Bacabup Sidoarjo dari jalur independen, Agung Sudiyono menyatakan mundur.

Bahkan satu-satunya calon perseorangan (independen) itu tidak akan memikirkan melengkapi berkas kekurangan 125.986 dukungan setelah KPU menggekar rapat pleno Vertak tersebut.

Bacabup Agung Sudiyono beralasan, lantaran Pilkada Sidoarjo perhelatan dan prosesnya digelar 9 Desember 2020 mendatang, saat masih pandemi Covid-19 belum terselesaikan.

Menurut Bacabup Agung Sudiyono, sebagai pertanggungjawaban moral, dirinya sudah bertekad tidak akan melanjutkan kegiatan politik di masa pandemi. “Untuk itu, kami memutuskan untuk menarik diri dari pencalonan sebagai Cabup Sidoarjo 2020. Ini juga sebagai protes karena Pilkada 2020 terkesan dipaksakan,” katanya, Selasa (21/7/2020).

Agung berharap langkahnya ini bisa dimaklumi oleh seluruh pendukung dan lapisan masyarakat Sidoarjo. “Insya Allah siapa pun yang nanti menjadi Bupati Sidoarjo bisa menjalankan amanah rakyat dengan baik, jujur dan bertanggung jawab,” harapnya.

Agung yang juga pengusaha perumahan ini mengaku kebingungan yang menjadi pemikiran para pemangku kepentingan (kebijakan). Sehingga Pilkada 2020 tetap dilaksanakan di tengah pandemi meski rencananya tetap menggunakan protokol kesehatan.

Padahal seharusnya pemerintah lebih fokus pada penanganan dampak ekonomi akibat berita viral virus corona yang menyebabkan semua kegiatan ekonomi mandek.

Saat ini, rakyat menjerit akibat banyak PHK, semua kebutuhan melonjak, penghasilan berkurang dan bahkan tidak ada pemasukan sama sekali. “Mestinya pemerintah lebih fokus pada penanganan dampak ekonomi yang saat ini sangat memprihatinkan,” tandasnya.

Sambung dia, dana Pilkada Sidoarjo 2020 yang begitu besar seharusnya bisa digunakan untuk memberi subsidi belanja kepada masyarakat.

Bagi Agung yang jadi pertanyaan adalah, jika Pilkada Sidoarjo 2020 yang begitu dipaksakan harus dilaksanakan tahun ini, mengapa sekolah anak-anak sampai saat ini masih menggunakan sistem daring?

Sedangkan sistem daring hanya mengajarkan ilmu akademis, tapi tentang pembelajaran akhlak dan aqidah sangat sulit diterapkan dengan sistem daring.

“Karena pembelajaran akhlak merupakan duplikasi guru, ustadz dan ustdzah. Tidak bisa diterapkan dengan sistem belajar jarak jauh,” ungkapnya.

KPU Sidoarjo menggelar rapat pleno terbuka soal hasil rekapitulasi dukungan bakal pasangan calon perseorangan (independen) H. Agung Sudiyono berpasangan dengan Sugeng Hariyadi, dalam Pilkada Sidoarjo 2020 di Aula KPU Sidoarjo, Senin (20/7/2020).

Hasilnya, pasangan calon perseorangan harus memenuhi 125.986 dukungan baru. Hal ini lantaran dalam pleno itu, yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) hanya 27.850 dukungan.  Sd-10

Berita Terbaru

Wujudukan Transaksi Adil, Pemkot Surabaya Berikan Tera Timbangan Gratis ke Pedagang

Wujudukan Transaksi Adil, Pemkot Surabaya Berikan Tera Timbangan Gratis ke Pedagang

Kamis, 11 Jun 2026 12:02 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus menjaga keadilan bagi pedagang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tera…

Sidang Perdana Kasus Korupsi CSR dan Gratifikasi, Maidi Duduk di Kursi Pesakitan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi CSR dan Gratifikasi, Maidi Duduk di Kursi Pesakitan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 11:55 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sidang perdana kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan gratifikasi proyek yang menjerat Wali Kota Mad…

Harga Terjun Bebas, Petani di Jember Bagi-bagi Dua Kuintal Timun Gratis ke Warga

Harga Terjun Bebas, Petani di Jember Bagi-bagi Dua Kuintal Timun Gratis ke Warga

Kamis, 11 Jun 2026 11:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat harga timun yang anjlok hingga menyentuh Rp1.000 per kilogram di tingkat petani membuat mereka akhirnya membagi-bagikan…

Masifnya Pemasangan Tower, ‘Blankspot’ Sinyal Komunikasi di Malang Tersisa 85 Titik

Masifnya Pemasangan Tower, ‘Blankspot’ Sinyal Komunikasi di Malang Tersisa 85 Titik

Kamis, 11 Jun 2026 11:14 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dipicu masifnya dukungan pemasangan tower sinyal oleh perusahaan seluler, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur menyebut…

Perkuat Operasi SAR di Selat Bali, KN SAR 225 Ditempatkan di Banyuwangi

Perkuat Operasi SAR di Selat Bali, KN SAR 225 Ditempatkan di Banyuwangi

Kamis, 11 Jun 2026 11:02 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya meningkatkan dan memperkuat operasi SAR di Selat Bali dan sekitarnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan…

Tekan Pengangguran Terbuka, Pemkab Tulungagung Gelar Bursa Kerja 2026

Tekan Pengangguran Terbuka, Pemkab Tulungagung Gelar Bursa Kerja 2026

Kamis, 11 Jun 2026 10:57 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung,…