Dibantu Satpam, Pengangguran Jualan Sabu di Perumahan Elit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan tersangka beserta barang bukti sabu yang diamankan saat penangkapan pada Senin (13/7) lalu. SP/Jemmi
Polisi menunjukkan tersangka beserta barang bukti sabu yang diamankan saat penangkapan pada Senin (13/7) lalu. SP/Jemmi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Seorang pengedar diringkus Unit Reskrim Polsek Sukolilo. Pengedar yang bernama Kusnanto (31) warga Jalan Keputih Tegal TImur Baru gang II No 86 Surabaya ini, diringkus saat masuk pintu gerbang perumahan elit di kawasan Surabaya timur.

Dari tangan pelaku, Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin ini, mengamankan  69 poket berisi sabu. "Kami tangkap tersangka sekitar pukul 22.30 Wib, 13 Juli 2020 lalu," kata Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana, Minggu (26/7/2020).

Setelah diamankan, Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo menggeledah tas yang dibawa tersangka. Di dalam tas itulah mereka menemukan 69 poket sabu siap edar, sebuah sekop dari sedotan plastik serta sebuah handphone (HP).

"69 poket sabu itu berat totalnya sekitar 30,52 gram," terang Subiyantana.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa tersangka Kusnanto sudah 6 bulan menjalankan bisnis terlarangnya tersebut. Poket sabu yang dibawanya tersebut diraciknya sendiri dari tempat tinggalnya setelah mendapat suplai dari pengedar di atasnya.

Selain itu, dalam pemeriksaan pelaku juga mengaku seringkali bertemu dengan pelanggannya di kawasan tersebut. Pasalnya, pelaku memiliki bantuan dari orang dalam (satpam komplek).

“Jadi guna melancarkan peredaran bisnis haramnya ini tersangka mendapat bantuan dari pihak security komplek. Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadapnya. Jaringan narkoba ini kadang sulit terungkap karena para pelaku yang sudah tertangkap sering memilih diam bahkan mengaku tidak kenal dengan atasannya,” ujar Subiyantana 

Selain memburu satpam perumahan elit tersebut, Tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo juga terus mendalami dan mengembangkan penyuplai sabu kepada tersangka dan sang satpam.

"Kami masih kembangkan kasus ini untuk mengungkap semua jaringan tersangka," tutup Subiyantana. (jem)

 

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…