Kesal karena Sering Diomeli, MA Hampir Bunuh Bosnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MA, pelaku penusukan saat diamankan di Mapolsek Mulyorejo. Pelaku diamankan usai mencoba membunuh bosnya dengan cara menusuk menggunakan pisau dapur.

Foto: SP/Septyan
MA, pelaku penusukan saat diamankan di Mapolsek Mulyorejo. Pelaku diamankan usai mencoba membunuh bosnya dengan cara menusuk menggunakan pisau dapur. Foto: SP/Septyan

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Kesal karena sering ditegur bos, MA, warga Pradah Kalikendal Dukuh Pakis Surabaya menusuk bosnya sendiri saat sedang tertidur menggunakan pisau dapur. Korban mendapat 5 tusukan dari pelaku.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny Prihatin Rustam membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia mengatakan, percobaan pembunuhan yang dilakukan MA kepada IPW (korban) terjadi pada Senin (27/7/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Adapun lokasi penusukan terjadi di sebuah kamar kos di belakang SPBU jalan Ir Soekarno hatta.

Enny menjelaskan awalnya pelaku merupakan pegawai dari korban yang merupakan warga Denpasar, Bali. Mereka tinggal satu kos. Korban merekrut tersangka untuk menjadi pegawainya dengan pekerjaan serabutan sejak 18 Juni 2020. "Tersangka bekerja serabutan dan diberi tugas mem-posting untuk lamaran pekerjaan via Facebook," ungkap Enny.

Saat bekerja, kata Enny, pelaku merasa tersinggung atas perilaku korban. Setiap apa yang dilakukannya dinilai selalu salah oleh korban.

"Pekerjaan saya selalu dinilai tidak benar. Saya juga diancam di usir dan tidak dibayar," kata pelaku.

Pelaku sendiri mengaku akan dibayar Rp 1 juta selama bekerja ikut korban. Namun 8 hari bekerja, ia tidak betah karena selalu disalahkan. Sebelum melakukan penusukan, pelaku ingin meminta gaji bekerja selama 8 hari, namun tak dikabulkan.

"Karena sakit hati, pelaku mempunyai spontanitas menghabisi korban. Pada saat korban tidur pulas, pelaku mengambil pisau kecil di wastafel dan ditusukkan sebanyak lima kali kepada korban," ungkap Enny.

Dalam melakukan aksinya, MA menggunakan bantal untuk menutupi korban sembari menusuk pelaku.  “Tapi korban bangun dan pelaku kembali mengayunkan pisau ke tubuh korban,” jelas Enny.

Usai mengayunkan sejumlah tusukan, pelaku dengan kondisi bersimbah darah mencoba keluar meminta pertolongan. Beruntung saat kejadian ada petugas yang sedang patroli di sekitar lokasi. Dengan sigap, pelaku berhasil diamankan.

“Usai pelaku kita amankan. Selanjutnya petugas keamanan dan polisi menggeledah kamar tempat mereka menginap. Beruntung korban yang sudah bersimbah darah ini masih bernafas dan bisa diselamatkan. Korban akhirnya di bawa ke RS dengan kondisi luka parah di kepala dan badan,” papar Kompol Eny.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 340 juncto 53 KUHP atau pasal 351 ayat 2 KUHP tentang tindak pidana percobaan pembunuhan atau penganiayaan. tyn

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…