Rencana Pemanfaatan BLC Jadi Sarana Belajar Daring Dinilai Tidak Optimal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir., M.kes
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir., M.kes

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Rencana pembuatan Broadband Learning Center (BLC) dengan anggaran 11 M oleh Pemerintah Kota Surabaya yang tersebar di 24 Kecamatan, yaitu di wilayah Surabaya Utara sebanyak 11 titik, Surabaya Selatan sebanyak 14 titik, Surabaya Pusat sebanyak 6 titik, Surabaya Timur  sebanyak 16 titik, dan Surabaya Barat sebanyak 7 titik dari 31 Kecamatan di Kota Surabaya.

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya sekaligus Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir., M.kes rencana tersebut tidak optimal.

"Saya rasa ini tidak optimal, ini tujuannya harus jelas dulu diperuntukan untuk siapa, kalau memang diperuntukan untuk siswa-siswa dalam proses pembelajaran  pengadaan ini sangat tidak tepat sasaran, karena pertama pasti akan timbul permasalahan baru seperti penumpukan siswa di tempat-tempat tersebut" ungkapnya

Melihat jumlah yang sangat terbatas dibandingkan dengan siswa-siswa dari keluarga tidak mampu dan terdampak Covid-19, Akmarawita menilai hal ini bisa menimbulkan cluster baru.

"Internet dan perangkat juga bisa di pakai oleh orang lain, bukan untuk khusus siswa saja, jadi sangat tidak efesien" ucapnya.

Lanjutnya, Akmarawita menjelaskan bila ingin membantu permasalahan mengenai ketersediaan HP dan ketersediaan Pulsa untuk masyarakat kota surabaya yang tidak mampu dan terdampak covid-19, maka dinas pendidikan harus mempunyai data khusus untuk siswa-siswa tersebut.

"Nah siswa-siswa ini yang harusnya di intervensi atau dibantu, maka bisa langsung tepat sasaran, tidak mubazir pelaksanaannya" jelasnya.

Dalam kasus ini, Pemerintah Kota dinilai harus hadir dengan bekerjasama dengan provider tertentu. Para siswa yang sudah di data  diberikan bisa id khusus dimana ketika siswa tersebut menggunakan id khusus ini.

"Maka siswa ini terbebas  dari biaya kuota dalam artian free quoata. Siswa -siswa yang sudah di data oleh dinas pendidikan juga bisa bantu untuk dibelikan HP atau Smartphone.  Kalau ini dilaksanakan pasti tepat sasaran, dan sangat membantu permasalahan siswa-siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu atau terdampak covid-19" pungkasnya. Byt

Berita Terbaru

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di wilayah Sedati dan sekitarnya, pembangunan RSUD Sedati…

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 10.00, warga desa Tuwuhrejo Kec.Kesamben Kab.Blitarvdi kejutkan temuan Mi 81 seorang Kakek…

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Blitar bersama Bhayangkari menggelar…

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…