Ingin Kuasai Harta Korban Jadi Motif Pembunuhan Bos Panti Pijat di Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua tersangka saat diamankan di Polsek Waru.
Kedua tersangka saat diamankan di Polsek Waru.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Usai dilakukan pemeriksaan secara intensif kepada pasutri tersangka pembunuhan Mahdalena Tien Kartini (67) pemilik panti pijat di Sidoarjo, polisi akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan tersangka.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra mengatakan motif pasutri itu melakukan pembunuhan itu karena ingin menguasai harta korban dan selanjutnya uang tersebut rencanaya akan digunakan untuk pulang kampung ke Balikpapan.

"Motifnya karena terduga pelaku ini pinjam uang, tapi tidak diberi oleh korban," ujar AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Rabu (29/7/2020).

Ia menjelaskan, pasutri asal Balikpapan tersebut sudah setahun ngekos di rumah korban. Di Sidoarjo, Hesti bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah korban, sedangkan Sainudin bekerja sebagai sopir taksi.

Nah, empat hari sebelum kejadian, Hesti dan suaminya ingin pulang kampung untuk menjenguk anaknya yang tengah sakit. Karena tidak memiliki uang, Hesti berniat meminjam uang kepada korban, namun hanya dijanjikan.

Karena tidak juga diberi, Kamis (23/7/2020), Hesti dan suaminya masuk ke kamar korban berniat mencuri uang dan perhiasan korban. Aksi tersebut dilakukan saat korban tengah tertidur lelap.

Apesnya, ketika dompet dan perhiasan diambil oleh Hesti, korban terbangun. Sontak membuat suaminya langsung membekap korban dengan selimut.

Karena korban terus meronta, Hesti dengan spontan langsung mengambil gunting yang tak jauh dari lokasi.

"Awalnya untuk mengancam korban. Tapi karena korban berteriak, gunting itu ditusukkan di pinggang korban," terangnya.

Karena panik, Sainuddin akhirnya menusukkan benda itu ke pinggang Kartini. Kena tusukan pertama, korban tak malah diam, justru makin meronta. Karena korban tak mau diam, akhirnya Sainuddin menusukkan gunting dengan membabi-buta hingga korban tak bergerak. “Pelaku tak ingat, berapa kali menusuk korban,” ungkapnya.

Setelah korban dipastikan tak bergerak, Sainudin lantas menuju dapur untuk mencuci tangan dan gunting yang berlumuran darah. Sedangkan Hesti mengambil perhiasan emas, uang dan dua ATM. Usai mendapatkan yang diinginkan pasutri tersebut kembali ke kamar kostnya.

Sebelum melarikan diri, pasutri itu sempat mengembalikan mobil taksi ke garasi dan pamit pulang kampung. Sementara itu Hesti mencari mobil travel untuk kabur ke Bali. Malamnya, pasutri itu naik travel yang berkantor di Desa Semambung, Gedangan, dengan tujuan Bali. Tapi mereka tidak sempat membawa barang di kamarnya.

"Setelah mengambil barang berharga milik korban, kedua pelaku langsung kabur ke Pulau Dewata Bali. Sebelum ke Bali, tersangka juga sempat mengembalikan mobil taksi ke garasi dan pamit pulang kampung," pungkasnya.

Sebelum tertangkap Unit Reskrim Polsek Waru dan Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo, di pulau Dewata itu, keduanya sempat mengambil uang Rp 60 juta dari ATM korban untuk hura-hura di Bali.

 

 

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian, Kapolres Gresik AKBP R…

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Penemuan seorang Kakek dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat 20 Pebruari 2026 sekitar pukul.18.00, oleh J 45 warga setempat…

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Untuk mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan kunjungan ke Masjid KH A…

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…