Kurangi Sampah Plastik, Sanggar Hijau di Jombang Bagikan Besek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Besek-besek yang akan dibagikan ke masjid dan musala di Jombang. (SP/M. Yusuf)
Besek-besek yang akan dibagikan ke masjid dan musala di Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Banyak cara bisa dilakukan untuk mengurangi penggunaan tas kresek atau tas plastik dengan menggunakan bahan yang dapat di daur ulang. Seperti halnya yang dilakukan oleh sanggar hijau yang berada di Jalan Kartini, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang menggunakan besek atau wadah yang terbuat dari bambu anyaman.

Menghadapi momen Hari Raya Idul Adha 1441 H besok, sanggar hijau menggunakan besek untuk digunakan tempat daging kurban. Beaek-besek tersebut dibagi-bagikan ke seluruh Jombang. Ketua Divisi Re Use Sanggar Hijau, Intan Mey (25), mengatakan, bahwa besek tersebut akan dibagi-bagikan ke musala dan masjid untuk tempat daging kurban sebagai pengganti tas kresek atau tas plastik. "Besek yang ada sekarang berjumlah 1230 buah. Ini pertama kali kami membagikan besek ke seluruh wilayah Jombang. Dan barusan kita kirim ke musala RT 1/RW 1 Kelurahan Kaliwungu," katanya, kepada jurnalis, Kamis (30/7/2020). Intan menjelaskan, gerakan di sanggar hijau mulai 2017. Awalnya menggunakan daun jati, kemudian menggunakan besek untuk kalangan sendiri dengan cara patungan sebanyak 100 besek.

"Akhirnya kami menyebarkan melalui medsos. Akhirnya banyak orang-orang di Jombang yang ikut berdonasi. Dan sejauh ini sudah terkumpul sebanyak 1230 besek. Yang dari 100 menjadi 1230," jelasnya.

Intan menerangkan, memang baru kali ini pihaknya membagikan besek ini ke seluruh Kabupaten Jombang melalui relawan-relawan. Dan atau ada masjid yang menghubungi pihaknya sendiri untuk meminta besek.

"Tujuan ini, kami ingin mengetuk empati teman-teman, orang-orang, karena masalah sampah ini harus kita selesaikan bersama-sama, khususnya kresek atau plastik. Masak kita lebaran, habis itu menghasilkan kresek banyak," terangnya.

Jadi intinya, lanjutnya, pihaknya mengedukasi dan mengetuk hatinya teman-teman untuk menyelesaikan masalah sampah plastik bersama-sama. Salah satunya dengan cara menggunakan besek di Idul Adha besok.

"Kami sebelum memberi, mengkonfirmasi dulu ke orangnya. Kami katakan, bahwa dalam rangka mengurangi sampah plastik, kami memberi besek sebagai ganti tas kresek," ujarnya. Jadi, papar Intan, awalnya seperti itu. Jika iya maka akan diberikan. Karena tidak semua orang bisa menerima dengan apa yang pihaknya berikan. Untuk beseknya, sanggar hijau mengambil dari pengrajin yang ada di Kabupaten Jombang.

Seperti dari Kecamatan Ploso, Ngusikan dan Megaluh. Salah satunya juga ingin menyelamatkan perekononian perajin besek di masa pandemi Covid-19 ini.

"Semua kita ambil dari Jombang sendiri. Kemudian, untuk para donatur, kebanyakan menyumbang berupa uang. Kita kan menggalakkan gerakan Rp 21 ribu. Itu dapat 10 besek plus stiker. Tapi intinya, donasi tidak dibatasi Rp 21 ribu, berapapun boleh," tukasnya.

Sementara itu, warga RT 1/RW 1 Kelurahan Kaliwungu, Djuwariyah menerima sumbangan besek sebanyak 100 buah. Besek tersebut diberikan ke Musala Baitur Rohim dan digunakann untuk tempat daging kurban yang akan dibagikan ke warga. "Sangat bagus, sudah dua kali ini RT 1 menggunakan besek untuk mengurangi sampah plastik. Ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah plastik," pungkasnya.(suf)

Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…