NU se Kabupaten Kediri Bacakan Ikrar Kesetiaan di Peringatan HUT RI ke-75

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Seluruh Komponen Nahdlatul Ulama (NU) se Kabupaten Kediri membacakan ikrar kesetiaan NKRI dan NU dalam rangka memperingati HUT RI ke 75. Pembacaan ikrar diikuti ratusan komponen NU mulai dari pimpinan lembaga, pimpinan badan otonom PCNU Kabupaten Kediri serta pengurus majelis cabang NU se Kabupaten Kediri. 
 
Kegiatan apel kesetiaan dan pembacaan ikrar digelar di Gedung Serbaguna NU Kabupaten Kediri, Minggu (2/8/2020). Acara dimuli dengan menggelar upacara yang dipimpin Ketua PCNU Kabupaten Kediri, H. Muhammad Makmun dari Pondok Ploso Kabupaten Kediri. Acara berjalan sesuai protokol kesehatan.
 
Ketua PCNU Kabupaten Kediri, H. Muhammad Makmun mengatakan, perayaan apel kesetiaan ini dilakukan karena NU ingin ikut berpartisipasi dalam pembangun NKRI terutama di Kabupaten Kediri.
 
"Kami benar-benar merasakan bahwa kemerdekaan ini sebuah berkah. Maka kami ingin menyatukan semua elemen NU untuk bisa bersatu dalam mengisi kemerdekaan ini, serta berpartisipasi dalam Pembangunan terutama di Kabupaten Kediri. Semoga acara ini benar benar mendapatkan amal baik," ujarnya.
 
Gus Makmun menambahkan, kedepan harapannya pengurus PCNU Kabupaten Kediri terus berjalan bersama untuk bisa memajukan Kabupaten Kediri. "Selain apel kesetiaan kami tadi juga membacakan ikrar kesetiaan dengan harapan kami kedepan meningkatkan kebersamaan dan kekompakan dalam menghadapi masalah. Ditambah bagaimana bisa mengupgrade kontribusi kami untuk NKRI dan Kabupaten Kediri," pungkasnya.
 
Ada enam poin ikrar yang dibacakan dan ditandatangani sekitar 59 elemen NU se Kabupaten Kediri yakni pertama, senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kedua, menegakkan serta mengamalkan ajaran syariat agama islam ala ahlussunnah waljamaah. Ketiga, menjaga martabat dan marwah jam’iyyah nahdlatul ulama dengan tidak menjual nama organisasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Keempat, mengikuti perintah organisasi dan dawuh-dawuh kyai nahdlatul ulama. Kelima, mempertahankan nama baik organisasi dari segala gerakan yang dapat merusak tatanan jam’iyyah nahdlatul ulama. Keenam, dengan segenap jiwa dan raga serta keihlasan hati akan selalu menjaga ikrar kesetian nkri dan nahdlatul ulama. Can

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…