Jumlah Tahanan Kejari Jombang yang Positif Covid-19 Tambah Dua Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang, Yulius Sigit Kristanto SH, MH. (SP/M. Yusuf)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang, Yulius Sigit Kristanto SH, MH. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah dua orang, sehingga jumlah total menjadi enam orang.

Sebelumnya, rapid test dilakukan terhadap tahanan Kejari Jombang sebanyak tujuh orang dengan hasil reaktif. Dan setelah dilakukan tes swab, terdapat empat orang terkonfirm positif Covid-19.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Jombang, Yulius Sigit Kristanto SH, MH, mengatakan, bahwa tadi malam bertambah dua orang, sehingga menjadi enam orang positif Covid-19.

"Untuk satu orang masih kita pantau keadannya seperti apa. Apakah menunjukkan gejala positif atau enggak, tetap kita pantau perkembangannya," katanya, kepada jurnalis di kantornya, Senin (03/8/2020).

Sigit menjelaskan, keenam tahanan yang terkonfirm positif Covid-19 ini, berasal dari tiga kasus yang berbeda. Yakni narkotik (pelimpahan kasus dari Polda Jatim), pencurian dan penadahan.

"Keenam tahanan saat ini dirawat di RSUD Jombang dengan penanganan yang baik. Hal ini dilakukan agar tidak ada gejolak dan kekhawatiran di masyarakat," jelasnya.

Sigit menegaskan, meski di isolasi di rumah sakit, namun tetap dengan penjagaan dan standar operasional yang terbaik, agar tidak menimbulkan gejolak dan kekhawatiran di masyarakat.

Kajari mengungkapkan, bahwa tahanan ini akan menjalani pelimpahan berkas tahap dua. Sehingga tahanan itu harus menjalani rapid test guna memastikan kesehatan tahanan.

"Kalau mau tahap dua, kan SOP kita ada rapid. Dan tujuh tahanan reaktif, lalu kita minta teman-teman dinas kesehatan untuk tes swab, dan hasilnya positif. Maka kita taruh di rumah sakit," tukasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran membenakan, bahwa ada tahanan Kejari Jombang yang dirawat di RSUD Jombang berjumlah enam orang.

"Bersama pak Kajari tadi malam kami relokasi di ruang bekas rawat pasien sakit jiwa. Dmana ada teralis, pengamanan pintu, ada kamar mandi dan ruangannya mencukupi," ujarnya.

Pudji memaparkan, sebelumnya ada tujuh tahanan terindikasi terjangkit Covid-19 lantaran adanya SOP di lapas. Dimana sebelum memasuki lapas, para tahanan harus menjalani rapid test terlebih dahulu.

"Sehingga kesehatan tahanan bisa terdeteksi sejak dini. Dan awal terdeteksi empat, kemudian tiga kita tempatkan di lokasi tersendiri. Sabtu kemarin muncul lagi dua dan yang satu lolos," paparnya.

Menurut pengakuan Pudji, enam tahanan tersebut dirawat di ruang bekas perawatan pasien sakit jiwa agar tidak mengkhawatirkan pasien yang lainnya di rumah sakit. Dan saat ini, kondisi tahanan yang dirawat di RSUD Jombang baik.

"Untuk kondisinya sehat, tidak menunjukkan gejala sakit. Dan nanti bisa menggunakan kesembuhan dengan tes swab dua kali, atau masa isolasi selama 14 hari," pungkasnya.(suf)

Berita Terbaru

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan…

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seluruh Anggota Fraksi Partai demokrat Jawa Timur kompak absen dalam Paripurna pembacaan Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur…