Paska Lockdown, Omset Pasar Kunir Mengalami Penurunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perangkat desa berfoto bersama.SP/lim
Perangkat desa berfoto bersama.SP/lim

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Pasar Kunir adalah pusat konsentrasi para pedagang se-Kecamatan Kunir. Bahkan, pasar kunir termasuk pasar terbesar dari pasar Tempeh dan pasar Yosowilangun. Namun, paska di berlakukan Lockdown oleh Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Kunir, kini omset pasar tersebut mengalami penurunan.

“Penghasilan para pedagang pasar kunir paska lockdown turun dratis, sementara para pedagang banyak yang tidak buka lapak karena masih ada kekhawatiran terhadap corona," terang Kades Kunir- Lor Yudi Purnomo.

"Dan konsumen yang sebelumnya normal- normal aja tapi saat ini konsumen pasar kunir menurun sebab masih traumatis akibat ada pedagang yang positif Covid 19 dan beberapa hari yang lalu Pasar Kunir di berlakukan Lock Down selama satu minggu, dan perlu waktu untuk memulihkan psikisnya untuk menjadi normal kembali ya mental pedagangnya juga mental pembelinya," lanjutnya.

Secara umum, Desa Kunir Lor memang terdampak dengan banyaknya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Meski begitu, sebanyak 12 orang kini telah dinyatakan negatif oleh pihak RSUD dr. Hariyoto.

"Saya beserta Perangkat Desa dan Babinsa serta Babinmas dan semua elemen masyarakat secara aktif bergerak agar mata rantai persebaran Covid 19 terputus," kata Yudi saat di mintai keterangan oleh wartawan di ruang kerjanya, Rabu (5/8).

Aktifitas Pasar Kunir nampak sepi tidak seperti sebelum di Lockdown, jukir yang biasanya sibuk mengatur sepeda motor pun kini terlihat lesu karena sepinya pengunjung.

Menurut Staf Pasar Kunir Dedy Purwanto, pendapatan Pasar Kunir memang mengalami banyak punurunan sampai 50% lebih.

"Ini parkir biasanya rame tapi setelah ada warga pedagang pasar positif Corona dan Pasar Kunir di Lockdown ya para konsumen sementara banyak yang tidak belanja ke Pasar Kunir," aku Dedy Purwanto.

"Kepala Pasar ke Lumajang Mas, setor keuangan ke Dinas Pasar pagi tadi dan sekarang (pukul 10.11 wib) belum datang," imbuhnya.

Camat Kunir telah di konfirmasi via telepon beberapa kali, namun tidak aktif.

Warga Kunir sangat berharap wabah Covid-19 segera berakhir dengan cepat hingga aktifitas ekonomi bisa berjalan seperti sediakala.Lim

Berita Terbaru

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…