PSI Usulkan Penggunaan Microtic Untuk Belajar Daring

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tjutjuk Supariono Sekretaris Fraksi PSI.SP/BYTA
Tjutjuk Supariono Sekretaris Fraksi PSI.SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Isu dibukanya kembali sekolahan di Surabaya menjadi sorotan banyak pihak. Termasuk anggota DPRD dari Fraksi PSI. Menurut Fraksi berlogo bunga mawar tersebut, kota Surabaya masih memiliki peningkatan penderita Covid - 19, sehingga rawan apabila sekolah akan dibuka kembali.

Oleh sebab itu, Fraksi PSI kemudian mengusulkan Pemerintah Kota Surabaya  untuk membuat aplikasi berbasis daring yang mampu digunakan untuk sarana belajar saja.

Tjutjuk Supariono Sekretaris Fraksi PSI mengatakan nantinya aplikasi ini disertai dengan penggunaan infrasturktur microtic di setiap RW yang ada.

"Kami mengusulkan ini, berbeda dengan usulan kebanyakan partai yang meminta pemasangan Wifi di Balai RW. Kalau menggunakan _microtic_ peserta didik cukup mengoperasikan aplikasi dari rumah. Jadi tidak usah berkumpul di Balai RW seperti yang diusulkan sebelumnya," ungkapnya kepada Surabaya Pagi, Kamis (06/08/20).

Tjutjuk menilai bula menggunakan microtic ada banyak keuntungannya. Selain para siswa tidak perlu ke balai RW, penggunaan kuota internet bisa fokus ke pembelajaran siswa saja. Sehingga siswa tidak bisa menggunakan fasilitas internet untuk hal-hal lain. Seperti bermain game, sosial media atau semacamnya.

"Jadi kuota internet tidak diselewengkan oleh murid, maupun orang lain. Sedangkan Pemkot juga bisa bekerja sama dengan penyedia pelayanan internet untuk memesan kuota internetnya," jelasnya.

Lanjutnya, _microtic_ tersebut akan di split dengan _bandwith, lalu internet yang dihasilakan bisa dikunci hanya untuk aplikasi pembelajaran saja. Tidak ke lainnya.

Terkait sistematika aplikasi yang diusulkan PSI, nantinya program tersebut berisikan beberapa fasilitas yang dibutuhkan siswa.

Pertama, program sistem pembelajaran online yang hampir sama seperti video call. Kedua, berisikan materi sekolahan yang bisa diakses dan diupload oleh tenaga pengajar. Ketiga perekaman saat pembelajaran, digunakan saat siswa lupa materi pembelajaran. Keempat sistem chating antara tenaga pengajar dan siswa, kelima ujian, yang nantinya dilakukan secara online dan hasil dari ujian itu langsung direkam dan dilaporkan kepada Dispendik. Sehingga tidak bisa terjadi kecurangan.

"Setiap siswa yang akan login menggunakan NIS dari Dispendik. Nah ketika login, sudah otomatis dianggap menghadiri kelas. Jadi dari tenaga pendidik pun juga tidak perlu repot-repot mengabsensi lagi," pungkasnya. Byt

Berita Terbaru

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Surabaya Pagi.com-Surabaya -  Kurang fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana Pendidikan menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai. Ia …

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan saham Kamis, (15/10/2026). Namun, tekanan IHSG hari ini berkurang jelang…

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menargetkan biaya logistik nasional turun menjadi 12,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2029 dari 14,29 persen…

Vinfast Resmikan Dealer ke 41

Vinfast Resmikan Dealer ke 41

Jumat, 16 Okt 2026 07:54 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - VinFast terus memperkuat kehadirannya di seluruh Indonesia melalui peresmian VinFast Lombok, yang menjadi diler ke-41 VinFast secara…

WCCE 2026 Perkuat Posisi Ekonomi Kreatif RI di Mata Dunia

WCCE 2026 Perkuat Posisi Ekonomi Kreatif RI di Mata Dunia

Jumat, 16 Okt 2026 07:52 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf ) memanfaatkan momentum konferensi internasional World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026…