Ratusan Juta Biaya Perawatan Covid-19, Siapa Yang Bayar?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Sakit masih kewalahan dengan pasien Covid-19. SP/ Donna
Rumah Sakit masih kewalahan dengan pasien Covid-19. SP/ Donna

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam masa pandemi Covid-19 telah membuat semua orang merasa was-was, seolah-olah dibayangi maut setiap akan keluar dari rumah.

Berbagai protokol telah diupayakan oleh pemerintah setempat demi menghambat naiknya angka pasien, tapi sesuai dengan nyatanya Rumah Sakit masih kewalahan dengan tumbuh dan berkembang secara pesat korban yang berjatuhan terinfeksi Covid-19, namun kabar baiknya adalah angka kesembuhan meningkat dari waktu ke waktu.

Banyak pasien RS yang telah sembuh dari Covid meninggalkan bukti bayar biaya perawatan yang sangat mahal, mulai dari ratusan hingga milyaran rupiah.

Jumlah yang mustahil bisa dipenuhi oleh masyarakat yang biasa-biasa saja, jika tidak memiliki asuransi kesehatan.

Vice President Agency, Emanuel Santoso dari kantor Sequis Premier ketampon menjelaskan bahwa Asuransi Sequis sudah membayar klaim nasabah terkait Covid-19 sebesar 12.7 Miliar.

Semua klaim Covid-19 nasabah sequis dibayar sesuai tagihan menurut batasan progam yang dimiliki nasabah. Ditegaskan juga sequis bahkan membayar biaya rawat jalan covid untuk pasien yang melakukan karantina mandiri.

"Jadi, pengalaman pandemi dengan biaya yang sangat mahal ini mengajarkan kita bahwa memiliki Asuransi sudah menjadi kebutuhan utama di masa sekarang apalagi di waktu mendatang" lanjutnya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/8/2020)

Membeli polis asuransi harus menjadi gaya hidup demi memproteksi kehilangan uang Iebih besar jika jatuh sakit, sehingga menghindarkan keluarga dari kebangkrutan.

"Selain itu, Asuransi juga memberikan dana waris yang membantu kelangsungan hidup keluarga jika terjadi kematian tak terduga. Diceritakan Iagi bahwa banyak nasabah yang mencairkan asuransi dana darurat mereka untuk kebutuhan keluarga ketika perekonomian macet akibat pandemi ini" katanya.

"Begitu banyak manfaat asuransi yang bisa membantu kita di saat-saat susah, sayangnya sebagian besar masyarakat belum mengerti, bahkan sebagian besar tidak memahami manfaat dari polis yang dibeli. Sudah waktunya masyarakat mengedukasi diri dengan pengetahuan asuransi, dan kantor kami sangat terbuka untuk melayani", demikian ditambahkan oleh Juely, dari Kantor Sequis Premier Ketampon. dn

Berita Terbaru

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…