Respon Pasien Melahirkan di RS PMC, Begini Penjelasan Bupati Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC). (SP/M. Yusuf) 
Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC). (SP/M. Yusuf) 

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kasus pasien melahirkan sendiri tanpa bantuan tenaga medis rumah sakit hingga bayinya meninggal, mendapat respon Bupati Jombang, Rabu (12/8/2020. 

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab menuturkan, bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jatim sudah turun melakukan investigasi ke Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC).

"Hasil investigasi nantinya akan dibahas dalam audit maternal perinatal (AMP) bersama tim AMP tingkat kabupaten. Sudah dilakukan suatu investigasi. Kita masih menunggu hasil laporannya," tuturnya. 

Mundjidah menjelaskan, pihaknya akan memberikan tindakan bila ditemukan kesalahan pada kasus tersebut. Namun, tindakan itu akan diberikan berdasar hasil audit yang telah tuntas dilakukan.

"Kita tunggu hasil tim. Tim juga melibatkan organisasi lain untuk melakukan kajian. Nanti baru kita tentukan tindakannya pada rumah sakit dan tenaga medis," tukasnya. 

Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Jombang, dr M Vidya Buana mengatakan, AMP belum bisa digelar hingga hari ini. 

"Proses yang baru dilalui hanya klarifikasi ke pihak RS PMC yang kami lakukan bersama Dinkes Provinsi Jatim pada Senin, (10/8) kemarin," katanya. 

Vidya memaparkan, klarifikasi yang baru didapat sebatas kronologi dan penyebab pasien melahirkan bayinya. Dan menurut dokter spesialis obgyn, pasien mengalami partus presipitatus atau kehamilan cepat.

"Intinya itu tadi terjadi kehamilan cepat, kemarin menggali sampai di situ. Kita juga tunggu rekomendasi dari Dinkes Provinsi," paparnya. 

Vidya mengungkapkan, Dinkes Provinsi Jatim meminta agar AMP dilakukan di tingkat kabupaten. AMP ini akan membahas semua kasus yang dialami oleh DR (27), warga Desa Gedangan. Dan AMP segera dilakukan minggu depan. 

"Untuk diagnosa itu kita tunggu AMP. AMP itu pengkajian kasus, nanti kita bahas secara detail di situ. Ini masih kita siapkan, mudah-mudahan minggu depan bisa lakukan AMP tingkat kabupaten," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, DR (27), warga Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Jombang, memilih RS Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang untuk persalinan anak ke duanya. 

Ia merasa ditelantarkan pihak rumah sakit karena tidak ada penanganan tim medis saat proses persalinan. Istri BK (29), masuk ke rumah sakit pada Selasa, (04/8) pukul 01.30 WIB. 

Saat pertama masuk, DR diminta mejalani rapid test dan hasilnya reaktif. Karen itu, ia dipindahkan ke ruang Darusallam RS PMC. Hingga pada pukul 04.30 WIB, DR melahirkan anak ke duanya tanpa dibantu bidan atau dokter jaga saat itu. suf

Berita Terbaru

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

SurabayaPagi, Kudus – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS menggelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli 2026 di Sup…

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia   Foto Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia; Dr. …

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…