Dampak Covid-19, SMAN I Arjasa Terapkan MPLS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Drs Achmad Sulaiman M.Pd, Kepala Sekolah SMAN I Arjasa Kepulauan Kangean Kab. Sumenep SP/Ainur Rahman
Drs Achmad Sulaiman M.Pd, Kepala Sekolah SMAN I Arjasa Kepulauan Kangean Kab. Sumenep SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Memasuki tahun ajaran baru, sejumlah sekolah yang berada di zona merah di Kabupaten Sumenep Jawa Timur, terpaksa melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah atau (MPLS) bagi siswa baru secara Daring. 

Hal ini dinilai tidak efektif karena keterbatasan sarana dan prasarana siswa yang ada di kepulauan Kangean Kecamatan Arjasa Kab. Sumenep,” kata kepala Sekolah SMAN I Arjasa, Drs. Achmad Sulaiman M.Pd kepada Surabaya Pagi, Rabu (13/08).

Menurutnya, proses mengenalkan lingkungan sekolah (MPLS) kepada siswa baru, terpaksa dilakukan secara daring dan kegiataan itu pertama kali dilakukan di SMAN I Arjasa dan di buka langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kab. Sumenep Bapak Syamsul Arifin pada tanggal 13 Juli s/d 15 Juli 2020, namun sampai saat ini sebelum ada edaran dari dinas, pihak sekolah tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka secara bergiliran. Tegasnya

Selain itu lanjut Kepsek, “Sejumlah kurang lebih 600 siswa SMAN I Arjasa melakukan pembelajaran tatap muka secara bergantian, yakni Pagi mulai dari pukul 07.00  s/d pukul 11.00  dan selanjutnya dari pukul 11.00 s/d pukul 15.00 sore. Bahkan, sampai saat ini masih diberlakukan cara seperti itu, sambil menunggu surat edaran dari dinas terkait diberlakukannya new normal tersebut,” Ujarnya

Khusus di daerah, pelajaran secara daring dinilai belum bisa efektif. Sebab tidak semua siswa memiliki fasilitas untuk mengikuti pelajaran secara daring. Di samping itu, pembelajaran secara daring juga mengurangi porsi pembelajaran seperti saat bertatap muka. Saat pembelajaran daring hanya bisa dua mata pelajaran. Sementara saat tatap muka, bisa empat mata pelajaran dalam satu hari.

Dikatakan kepsek, “Bahwa di Kabupaten Sumenep, seluruh Kecamatan di wilayah daratan dinyatakan zona merah. Sementara hanya sejumlah kecamatan di kepulauan yang zona hijau,” pungkasnya. AR

 

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …