Ungkap Kasus Narkoba, Polisi Bangkalan Nyaris Diamuk Massa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra saat gelar rilis ungkap kasus penyalahgunaan narkoba periode 2 Juli – 9 Agustus 2020, Kamis (13/8).
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra saat gelar rilis ungkap kasus penyalahgunaan narkoba periode 2 Juli – 9 Agustus 2020, Kamis (13/8).

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan – Polres Bangkalan mengungkap sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba periode 2 Juli hingga 9 Agustus 2020, Kamis (13/8).

Dalam pengungkapan tersebut, jajaran Polres Bangakalan meringkus 15 orang pelaku penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti berupa 69,93 gram sabu.

Dalam penangkapan kali ini, seluruh pelaku merupakan laki-laki dewasa dan tidak melibatkan perempuan serta anak dibawah umur. Selain itu, pelaku merupakan pemain baru dan belum pernah tersangkut kasus pidana sebelumnya.

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, dari 15 kasus tersebut terdapat satu kasus yang menonjol yakni dengan tersangka Subaidi asal Desa Parseh Kecamatan Socah. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 23,12 gram sabu.

“Dari kasus tersebut, masih kami kejar satu orang DPO berinisial S. Tersangka mengaku, barang tersebut milik S itu,” ucapnya, Kamis (13/8/2020).

Sekedar diketahui, 15 orang pelaku yang diamankan berasal dari 14 kasus yang terbagi atas 11 kasus diungkap oleh Satresnarkoba Polres Bangkalan, 1 kasus polsek Arosbaya, 1 kasus polsek Kamal serta 1 kasus dari Polsek Sepulu.

Dalam pengungkapan salah satu kasus, anggota Polsek Arosbaya nyaris menjadi luapan amarah ketika hendak menangkap pelaku narkoba berinisial JD (17) dan ANR (21) warga Desa Berbeluk Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura.

Pasalnya, kepada warga, pelaku narkoba mengaku sedang dikejar pelaku begal. Tanpa dikomando, warga pun berdatangan, Jumat (7/8/2020) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Beruntung ada seorang warga yang mengenali anggota kami," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bahrudi  usai Pers Rilis Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Kamis (13/8/2020).

Pengejaran DJ dan ANR berawal ketika Unitreskrim Polsek Arosbaya menerima informasi dari masyarakat terkait transaksi narkoba jenis sabu di Desa Dlemer.

Namun upaya mencegat mereka di tengah jalan gagal. Keduanya mengetahui keberadaan polisi dan memilih balik kanan dan menghilang di perkampungan.

Bahrudi menjelaskan, anggota Polsek Arosbaya sempat kehilangan jejak sebelum akhirnya kedua pelaku narkoba itu ditemukan di teras rumah seorang warga.

"Ketika mengetahui bahwa kami adalah polisi, warga memilih mundur. Kami menangkap keduanya," jelasnya.

Saat dilakukan penggeledahan tubuh, barang bukti sabu tidak ditemukan. ANR ternyata telah membuang ketika dalam pelarian.

"Kami memintanya untuk mengambil kembali. Akhirnya sabu dengan berat kotor 0,33 gram ditemukan," pungkas Bahrudi.

Selain itu, polisi juga menyita sepeda motor Yamaha Vixion berwarna putih yang digunakan mereka saat membeli sabu.

Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (1) Jo 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 KUHP.

Kapolsek Arosbaya Iptu Fery Riswantoro menambahkan, hasil pemeriksaan keduanya mengaku telah melakukan tindak pidana lain.

Dua kali melakukan perampasan di Kecamatan Klampis dan satu kali di Kecamatan Arosbaya.

"Begal teriak begal. Beruntung ada warga yang mengenali anggota kami," singkatnya.

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…