Pemkot Bakal Tata SIB Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasar Sentra Ikan Bulak (SIB). SP/SP
Pasar Sentra Ikan Bulak (SIB). SP/SP

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kondisi pasar Sentra Ikan Bulak (SIB) di Kecamatan Bulak Surabaya, akan dibangkitkan kembali. Pemkot berencana menata lokasi tersebut untuk pemberdayaan nelayan sekitar.

Selama ini kawasan SIB terkesan mati suri. Upaya meramaikan sentra pasar yang digagas oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini belum maksimal.

Sementara, warga pesisir sendiri masih bertahan untuk menjual dan mengolah hasil tangkapan secara individu. Sebab, wilayah di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak ini kurang dorongan dan motivasi untuk bisa mandiri.

Kendalanya adalah permodalan dan distribusi hasil tangkapan laut. Disisi lain sebagian besar nelayan terlilit hutang dengan para tengkulak. 

Kondisi ini diakui oleh  Tokoh Masyarakat Kedung Cowek Surabaya, Abdul Wahid.”Kendala ini yang membuat warga nelayan sangat susah untuk bisa sejahtera,” katanya, Selasa (18/8).

Mau tidak mau dikatakan Wahid, sekitar 300 lebih nelayan kesulitan untuk berkembang. Mereka tidak bisa menentukan harga jual ikan. Sementara, ikan tangkapan di laut otomatis didistribusikan langsung ke tengkulak.

“Karena ya itu tadi sudah kadung hutang. Jadi harga ikan sudah ditentukan,” ungkapnya.

Wahid berharap ada semacam Koperasi bagi nelayan Bulak. Tujuannya, agar nelayan bisa mendapat harga sesuai. Termasuk wilayah pesisir bisa mengolah hasil produksi ikan di SIB.

Aspirasi ini didengar oleh Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana. Ia menerangkan, kondisi SIB memang kurang maksimal dalam penataan.

Untuk mengatasi hal tersebut Pemkot bakal memberikan solusi.”Nanti bisa diberikan  akses permodalan bagi nelayan,” kata Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Whisnu menerangkan akses tersebut bisa dimulai dengan dibentuknya Koperasi. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Surya milik Pemkot Surabaya bisa menopang permodalan.

“Jadi kalau hasil ikan mau langsung dirupakan uang. Bisa dibeli koperasi,” katanya.

WS (Whisnu Sakti) mencontohkan misal untuk hasil tangkapan laut biasa dijual Rp 100 ribu, nanti dibeli Rp 50 ribu.”Nah separuhnya nanti diolah atau diproduksi. Jadi hasil tangkapan dijual Koperasi Rp 100 ribu. Kan enak nelayan bisa dapat Rp 150 ribu,” terang dia.

Ketika Koperasi sudah berjalan mandiri akan dilepas oleh BPR Surya.”Jadi koperasi sudah bisa berjalan mandiri,” imbuh alumnus ITS Surabaya ini.

Pasangan Risma dalam Pilkada Surabaya 2015 ini menyatakan, memang merubah mainset atau budaya sistem penjualan hasil olahan laut tidak mudah.

Namun, dengan sistem tersebut perlahan akan dirasakan manfaatnya bagi nelayan kedepan. Sementara untuk para tengkulak, dikatakan WS nantinya akan diajak bicara.

“Pastinya tidak akan merugikan budaya yang sudah berjalan disini. Tapi ditata agar lebih baik dan semua bisa sejahtera tanpa merugikan satu sama lain,” terang Politisi PDI Perjuangan Jawa Timur ini. Alq

Berita Terbaru

Generasi Muda Bima Diajak Berani Tolak Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Generasi Muda Bima Diajak Berani Tolak Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Selasa, 26 Mei 2026 08:34 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 08:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima -Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Balai POM di Bima menggelar kegiatan Aksi Nasional Pencegahan…

Pemkot Mojokerto Borong Dua Penghargaan Pendidikan Tingkat Nasional

Pemkot Mojokerto Borong Dua Penghargaan Pendidikan Tingkat Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 07:55 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 07:55 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan bidang pendidikan dalam…

Gus Fawait Ajak Jamaah Doakan Jember dalam Majelis Moloekatan Gus Miek

Gus Fawait Ajak Jamaah Doakan Jember dalam Majelis Moloekatan Gus Miek

Selasa, 26 Mei 2026 05:25 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER : Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek kembali digelar di Halaman Pemkab Jember pada Sabtu, 23 Mei 2026. A…

Gus Fawait Siapkan Pelayanan Publik Lebih Cepat lewat MPP Mini di Kecamatan Jombang

Gus Fawait Siapkan Pelayanan Publik Lebih Cepat lewat MPP Mini di Kecamatan Jombang

Selasa, 26 Mei 2026 05:10 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Jember - Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menyediakan pelayanan Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di kawasan yang jauh dari pusat…

Jared Kushner, Menantu Trump, Terlibat Perdamaian Pastikan Jalur Aman Selat Hormuz.

Jared Kushner, Menantu Trump, Terlibat Perdamaian Pastikan Jalur Aman Selat Hormuz.

Selasa, 26 Mei 2026 05:05 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka kembali Selat Hormuz. Hal itu disebut…

Luhut Ungkap Praktik Akal-akalan Transfer pricing, Ganti Peran Dirjen DC

Luhut Ungkap Praktik Akal-akalan Transfer pricing, Ganti Peran Dirjen DC

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap praktik akal-akalan transfer pricing dalam ekspor sumber daya alam…