Penerimaan DAU dan DAK Jatim Merosot Rp 670 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Banggar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardika
Anggota Banggar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardika

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur bersama seluruh alat kelengkapan Dewan segera membahas lebih lanjut Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2020.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penurunan dana bagi hasil yang terangkum dalam Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Berdasarkan laporan nota Keuangan Rancangan P-APBD 2020 yang disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (26/8/2020) terjadi penurunan target DAU dan DAK yang berasal dari pemerintah pusat. Untuk target DAU Rp 4.072.075.656.000 turun menjadi Rp 3.679.167.411.000 atau sekitar Rp 392.908.245.000.

Kemudian Dana Alokasi Khusus (DAK) dari target awal Rp 8.429.808.252.000 berubah menjadi Rp 8.152.390.167.000 atau turun sekitar Rp 277.418.085.000. Sehingga total penurunan DAU dan DAK mencapai  Rp670,326,330,000.

Anggota Banggar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardika, mengatakan penurunan DAK dan DAU berdampak pada penurunan pendapatan provinsi secara keseluruhan.

Pendapatan daerah pada PAPBD 2020 mengalami penurunan dari target APBD murni 2020 yaitu sebesar Rp 33,28 Triliun berubah menjadi Rp 29,50 Triliun berkurang 3,527 Triliun.

“Penurunan ini disebabkan adanya penurunan pendapatan asli daerah (PAD) semula Rp 18,42 Triliun berubah menjadi  15,266 Triliun. Berkurangnya sekitar Rp 3,162 Triliun,” jelas Yudha, usai membacakan laporan Banggar di sidang Paripurna, Rabu (26/8/2020).

Lebih lanjut Yudha mengatakan rancangan perangkaan APBD Jatim setelah perubahan sebagai berikut.

Pertama yang mengalami penurunan adalah dana perimbangan. Jika semula dianggarkan sebesar Rp 14,427 Triliun berubah menjadi Rp 14,061 Triliun atau berkurang sebesar Rp 33,401 Miliar.

“Sedangkan belanja daerah juga mengalami penurunan, jika semula dianggarkan sebesar Rp 35,196 Miliar namun berubah menjadi Rp 33,834 Triliun atau berkurang Rp 1,361 Triliun,” katanya

Menurutnya dengan adanya perubahan anggaran PAD yang lebih kecil dari belanja daerah mengakibatkan perubahan defisit. Jika sebelumnya Rp 2,167 Triliun berubah menjadi Rp 4,333 Triliun. “Artinya (deficit) bertambah Rp 2,165 Triliun,” ungkapnya.

Yudha meduga hal itu terkait dampak pandemi Covid-19. Banggar meminta agar belanja daerah pada P-APBD Jatim 2020 juga harus memprioritaskan pada bidang kesehatan, ekonomi, sosial dan pendidikan.

Selain itu Banggar juga meminta Komisi-komisi untuk mencermati pos-pos belanja pada PAPBD 2020 agar benar-benar disesuaikan pada kebutuhan masyarakat saat ini, sehingga tepat sasaran.  

“Terkait penurunan PAD, dipersilahkan pada komisi C untuk mencermati bersama mitra kerjanya khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim,” pungkasnya. Rko

 

Berita Terbaru

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Madiun– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, selalu diwarnai dengan kemeriahan yang k…

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sempat menjadi buah bibir sebagai destinasi favorit baru dalam beberapa bulan terakhir, justru saat ini pendakian Gunung Carenge…

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara…

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama 8-23 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 363.800 liter air bersih kepada warga…

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan…

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna mendukung proses pendaftaran produk kopi khas Kecamatan Krucil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong…