Gelar Perkara Dugaan Suap Irjen Napoleon, Diselingi Emosi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte
Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Gelar perkara dugaan suap terhadap Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte, Kamis kemarin (27/8/2020) digelar.

“Jujur, gelar perkara dan rekonstruksi, berjalan lancar meskipun ada sedikit emosi tadi, ya. Agak meluap sedikit tapi semua bisa terkendali dengan baik," kata penasehat hukum Irjen Napoleon yang lain, Putri Maya Rumanti, di ruang tunggu Bareskrim Polri, Jakarta.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada penyidik Bareskrim khususnya tipikor Bareskim yang sudah hari ini melakukan gelar perkara, melaksanakan rekonstruksi, ya. Dengan lancar,” tambahnya.

Advokat Putri Maya, tidak menjelaskan situasi emosi yang terjadi saat gelar perkara. Juga Irjen Napoleon, kliennya. Saat menemui wartawan, Napoleon lebih banyak tersenyum.

 

Irjen Napoleon Bantah

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte, dan lawyernya, menemui wartawan di lobi gedung Bareskrim Polri. Penasehat hukum yang mendampingi Irjen Napoleon, selain Putri, juga Gunawan Raka. Keduanya menyampaikan kliennya membantah menerima suap terkait pencabutan red notice Djoko Tjandra.

"Perlu saya sampaikan yang pertama, setelah bergulirnya perkara dugaan suap atas penghapusan red notice. Saya mewakili Napoleon, Jenderal Napoleon hari ini bicara. Jenderal Napoleon Bonaparte secara tegas menolak bahwa Jenderal Napoleon Bonaparte tidak pernah menerima uang atau barang sebagaimana yang selama ini diberitakan," kata Gunawan.

"Baik itu (suap) dari Tommy Sumardi, baik itu dari Brigjen Jenderal Prasetijo Utomo, maupun dari Djoko S Tjandra. Apalagi dari pihak lainnya," sambung Gunawan.

Irjen Napoleon dan tim penasehat hukumnya sengaja hadir di lobi Bareskrim untuk menemui wartawan. Irjen Napoleon yang kini berstatus tersangka penerima suap di kasus gratifikasi pencabutan red notice Djoko Tjandra, mengenakan seragam Polri dan mengenakan masker hitam.

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…