Menelusuri Pola Makan Sehat Negeri Tirai Bambu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Orang China suka memisahkan makanan sesuai jenis makanan atau rasanya (manis, asin, asam, pahit, pedas) dapat mengontrol berat badan mereka. SP
Orang China suka memisahkan makanan sesuai jenis makanan atau rasanya (manis, asin, asam, pahit, pedas) dapat mengontrol berat badan mereka. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Banyak orang yang mengkhawatirkan makan-makanan China karena khawatir dengan pemakaian monosodium glutamat (MSG) berlebih dan juga tidak suka masakan-masakan yang belum sepenuhnya matang.


Masakan-masakan China memang diketahui banyak menggunakan penyedap rasa, sampai-sampai gejala pada penyakit-penyakit yang muncul akibat kebanyakan MSG disebut Chinese Restaurant Syndrom (CRS).

Ternyata orang-orang di negeri tirai bambu juga memperhatikan urusan makan serta pola hidup sehat dan seimbang. Mereka pun jarang terkena penyakit obesitas dan kardiovaskular seperti kebanyakan orang-orang barat.

Namun jangan melihat dari sisi MSG-nya, kita dapat meniru pola makan orang-orang China dari sisi lainnya. Bahkan Lorraine Clissold, pengarang buku 'Why the Chinese Donat Count Calories' menyatakan bahwa pola makan orang-orang China sangat sehat.

Dalam penelitian Lorraine tersebut menjelaskan bahwa orang-orang China hanya mengonsumsi 30 persen kalori dibanding negara-negara lain dan hal itu hanya akan menambah berat badannya kurang dari 20 persen.

Bagi orang China, sayuran adalah segalanya. Sayuran sama berharganya dengan daging. Mereka akan memilih sayuran ketimbang daging meskipun harga sayur itu dinaikkan berapa kali lipat. Sayuran yang mereka makan biasanya lebih banyak porsinya daripada daging atau nasi sekalipun.

Orang-orang China mengonsumsi makanan dalam wadah yang berbeda-beda. Mereka percaya bahwa memisahkan makanan sesuai jenis makanan atau rasanya (manis, asin, asam, pahit, pedas) dapat mengontrol berat badan mereka.

Orang china juga masih berprinsip pada ‘Yin dan Yang’. Makanan-makanan 'Yin' adalah makanan yang dikukus dan memberikan efek menenangkan, sedangkan makanan 'Yang' biasanya adalah makanan yang dibakar dan dapat menghangatkan tubuh. Mereka jarang mengonsumsi makanan yang digoreng.

Selain itu, mereka suka mengonsumsi teh hangat untuk membantu proses penguraian lemak dalam tubuh. Mereka menghindari teh dingin karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan kelesuan tubuh. Dsy2

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…