Tuntut Sekolah Tatap Muka, Puluhan Ibu-Ibu Demo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para ibu-ibu wali murid saat unjuk rasa di halaman Disdikbud Jombang. (SP/M. Yusuf)
Para ibu-ibu wali murid saat unjuk rasa di halaman Disdikbud Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Puluhan ibu-ibu melakukan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Jalan Pattimura, Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Jumat, (28/8/2020) pagi.

Mereka merupakan orang tua siswa yang mengatasnamakan forum silaturahmi orang tua sayang anak (Forosa). Para ibu tersebut menuntut untuk dibukanya kembali sekolah tatap muka bagi anaknya.

Para ibu-ibu dari siswa PAUD, TK hingga SD membentangkan berbagai poster. Seperti, 'Mendukung pembelajaran tatap muka 100% Loss Dol', dan 'Kuserahkan anakku belajar bersama gurunya'.

Salah satu orang tua siswa, Jevi (36), menyampaikan penolakan pembelajaran daring yang saat ini masih bergulir. Disini, ia hanya menyalurkan perasaan dari mama-mama sebagai wali murid.

"Kami merasakan, bahwa anak kami mengalami penurunan. Hafalan anak kami ini loh hilang semua," ujarnya, kepada jurnalis.

Jevi mengungkapkan, para wali murid meminta pembelajaran daring segera diakhiri. Ia ingin agar Disdikbud Jombang bisa segera mengembalikan para siswa untuk sekolah tatap muka.

"Sekolah memang harus tatap muka. Penyampaian pelajaran dari guru, rasa kasih sayang dari guru, itu kan tidak bisa disampaikan melalui online. Kita yang di rumah tidak mempunyai kekuatan seperti bu guru," tukasnya.

Sementara, Kepala Disdikbud Jombang, Agus Purnomo menjelaskan, agar para orang tua siswa untuk mengikuti ketentuan aturan yang berlaku di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Belum bisa kita kabulkan. Karena masih ada aturan yang masih harus kita tegakkan. Di zona oranye belum bisa tatap muka, termasuk Jombang," jelasnya.

Agus menerangkan, bahwa pembelajaran tatap muka baru bisa dilakukan, apabila daerah sudah dinyatakan sebagai zona kuning dalam kondisi Covid-19. Karena ada keputusan empat menteri.

"Keputusan itu mengharuskan pembelajaran tatap muka dilaksanakan saat kabupaten/kota itu memasuki zona kuning. Itu pun dipilah lagi, ada masa transisi dan masa kebiasaan baru," pungkasnya.Suf

Berita Terbaru

Imbas IPAL Tak Penuhi Syarat, 16 SPPG di Jember Terdampak Suspend Sementara

Imbas IPAL Tak Penuhi Syarat, 16 SPPG di Jember Terdampak Suspend Sementara

Selasa, 09 Jun 2026 12:00 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) setempat kembali menjatuhi sanksi pembekuan…

Jelang Grebeg Suro 2026, Dishub Ponorogo Siapkan Sejumlah Kantong Parkir

Jelang Grebeg Suro 2026, Dishub Ponorogo Siapkan Sejumlah Kantong Parkir

Selasa, 09 Jun 2026 11:45 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan selama pelaksanaan Grebeg Suro 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten…

Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK

Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK

Selasa, 09 Jun 2026 11:27 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili para guru dan tenaga kependidikan, Pemerintah…

Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju

Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju

Selasa, 09 Jun 2026 11:26 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:26 WIB

Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju   Caption: SP/ PRB Penampakan salju embun upas selimuti kawasan lautan pasir Gunung Bromo …

Tekan Angka Pernikahan Dini, Pemkot Kediri Masifkan Edukasi ke Masyarakat

Tekan Angka Pernikahan Dini, Pemkot Kediri Masifkan Edukasi ke Masyarakat

Selasa, 09 Jun 2026 11:04 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka mencegah pernikahan dini anak-anak, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur gencar memberikan edukasi yang…

Perkuat ‘Branding’, Pemkab Tuban Beri Pembekalan Pelayanan Publik bagi ASN

Perkuat ‘Branding’, Pemkab Tuban Beri Pembekalan Pelayanan Publik bagi ASN

Selasa, 09 Jun 2026 10:58 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai upaya memperkuat branding atau penjenamaan pemerintah daerah setempat dengan memperluas penyampaian kepada masyarakat,…