Diduga Tak Netral di Medsos, ASN Pemkab Gresik Diperiksa Bawaslu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M Imron Rosyadi. SP/M AIDID
M Imron Rosyadi. SP/M AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik memperingatkan salah satu aparatur sipil negara atau ASN yang tak netral terkait dukungan pilkada yang akan digelar pada Desember 2020.

Pimpinan Bawaslu Gresik, M Imron Rosyadi membenarkan adanya ASN yang dianggap tak netral soal dukung-mendukung pasangan calon (paslon) yang maju di pilkada nanti.

"Kami mendapatkan informasi itu dari masyarakat. Bahwa ada ASN yang status di medsos pribadinya baik itu di Facebook (FB) dan What'App (WA) mendukung salah satu calon," katanya, Sabtu (29/08/2020).

Atas dasar itu lanjut Imron, institusinya langsung melakukan klarifikasi terhadap ASN tersebut. Setekah dicek, memang benar ada ASN yang bertugas di Dinas Satpol PP Gresik berinisial MA sebagai Kabid Linmas yang dianggap tak netral mendukung salah satu calon.

"Sewaktu kami lakukan investigasi ASN tersebut dibawah naungan Dinas Satpol PP. Lalu Bawaslu berkirim surat ke pimpinannya agar dinasehati. Sebab, statusnya ASN aktif. Namun, selang beberapa minggu kemudian ASN itu tetap membandel. Kemudian kami panggil guna dimintai keterangan serta klarifikasi," ujarnya.

Saat dipanggil lanjut Imron, MA mengakui perbuatannya melakukan dukungan terhadap salah satu calon. Karena yang bersangkutan statusnya ASN. Bawaslu Gresik juga mengirim surat ke Komisi Aparatur Negara (KSN) serta Dinas Satpol PP Gresik.

"Bawaslu Gresik sudah berkirim surat ke KSN dan Dinas Satpol PP Gresik agar memberikan sanksi terhadap ASN yang tak netral," ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Satpol PP Gresik Abu Hasan juga membenarkan ada anggotanya yang tak netrak terkait dukungan terhadap salah satu calon yang maju di pilkada 2020.

"Kami sudah menghubungi sekaligus memperingatkan kepada anggotanya yang tak netral yang ditulis di FB maupun WA, dan yang bersangkutan mengakui perbuatannya dan sudah meminta maaf," katanya.

Masih terkait dengan ini kata Abu Hasan, dirinya sudah mewanti-wanti agar anggotanya tetap netral. Kendati pilihan di hati nurani berbeda.

"Setiap ASN kan diatur dalam dalam undang-undang agar tetap netral serta tegak lurus sampai perhelatan pilkada digelar," pungkasnya. did2

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…