Pembunuhan Waria di Jember Gegerkan Warga, Dibunuh Pasangannya Gay

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban saat pertama kali ditemukan di kos-kosanya oleh warga sekitar setelah mendengar suara jeritan minta tolong. SP/ JT
Korban saat pertama kali ditemukan di kos-kosanya oleh warga sekitar setelah mendengar suara jeritan minta tolong. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Warga Kepatihan Jalan Trunojoyo Kaliwates Jember, Senin (31/8/2020) dini hari sekitar pukul 2.30 dibuat geger oleh tindak upaya pembunuhan. Warga mendapati salah satu penghuni kos-kosan yang ada di gang depan Hotel Kartika, bersimbah darah dan mengalami luka gorok di leher.

Korban yang belum diketahui identitasnya merupakan seorang waria yang hendak dihabisi oleh pasangannya. Pasangannya merupakan seorang pria warga negara asing (WNA) keturunan Timur Tengah.

Saat ditemukan, kondisi korban tergeletak di atas kasur lantai. Korban hanya mengenakan celana dalam warna biru dan kaos warna hitam, sedangkan kepala korban ditutupi dengan bantal. 

Beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan, sehingga korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Bina Sehat untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan. Sementara itu, pelaku yang berusaha melarikan diri melalui atap rumah, berhasil diamankan warga dan diserahkan ke Polisi.

“Korban dan pelaku bukan warga sini asli, korban merupakan anak kos, kalau pelakunya sepertinya orang asing, sebab tidak bisa bahasa Indonesia. Seperti orang Arab pelakunya, sekarang sudah diamankan Polisi,” ujar salah satu warga sekitar yang tidak mau disebut namanya.

Sementara KBO Satreskrim Polres Jember Iptu Solekhan Arif saat dikonfirmasi, masih belum bisa menjelaskan motif dan kronologi upaya pembunuhan yang terjadi di rumah kos pada Senin dinihari. “Saya minta waktu dulu untuk melakukan penyelidikan,” ujar Iptu Solekhan Arif singkat.  dsy7

Berita Terbaru

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…