Kick Off Sensus Penduduk 2020 Kabupaten Jombang Dimulai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kick Off Sensus Penduduk 2020 Kabupaten Jombang secara virtual di JCC Pemkab Jombang. (SP/Hms)
Kick Off Sensus Penduduk 2020 Kabupaten Jombang secara virtual di JCC Pemkab Jombang. (SP/Hms)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kick Off Sensus Penduduk 2020 secara virtual dilaksanakan di ruang Jombang Command Center (JCC), Kantor Pemkab Jombang, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, sekaligus melepas petugas Sensus 2020 yang akan mendata secara door to door ke rumah warga masyarakat di Kabupaten Jombang.

Dengan didampingi Sekda Jombang, Kepala BPS Jombang, Kepala Bappeda Jombang, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jombang, kabag pemerintahan; kabag humas dan protokol, mengikuti agenda Kick Off Sensus Penduduk 2020 dari Gedung Grahadi bersama Gubernur Jawa Timur secara virtual.

Secara virtual, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menandai dimulainya kegiatan Pendataan Penduduk Kick Off Sensus 2020 dengan memakaikan rompi dan ID card petugas sensus, yang juga diikuti oleh seluruh Bupati/Walikota Se Jawa  Timur.

Selanjutnya, Bupati Jombang langsung menindaklanjuti gerakan tersebut dengan melakukan video conveference dengan seluruh petugas sensus di 21 kecamatan.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab menuturkan, bahwa petugas sensus yang akan datang door to door ke rumah penduduk telah melalui tes kesehatan dengan rapid tes dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

"Yaitu menggunakan masker, face shield, sarung tangan, membawa hand sanitizer, dan menggunakan rompi sensus penduduk 2020 serta membawa surat tugas," tuturnya, Senin (31/8/2020).

Bupati dalam kesempatan ini, mengajak para petugas sensus serta seluruh masyarakat Kabupaten Jombang untuk memanfaatkan kesempatan ini mempersembahkan data kependudukan terbaik.

“Mari kita gerakkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam sensus penduduk 2020 pada tanggal 1 - 15 September 2020. Kita dukung kegiatan Sensus Penduduk 2020 ini dengan berpartisipasi aktif serta menyebarluaskan informasi mengenai sensus penduduk 2020 pada bulan September ini," pungkasnya.

Secara resmi, kick off sensus penduduk 2020 secara tatap muka mulai 1 September 2020. Dengan dimulainya kick off ini, menunjukkan semangat masyarakat Jawa Timur  untuk menyukseskan sensus penduduk tidak akan pernah surut oleh pandemi Covid-19. Di masa adaptasi kebiasaan baru ini, sensus penduduk demi mewujugkan satu data Indonesia tetap bisa dijalankan dengan lancar.

Data kependudukan menjadi kunci penting membuat perencanaan di berbagai bidang. Mulai dari pangan, perumahan, pendidikan, kesehatan, transportasi dan lain lain. Tidak akan ada kebijakan yang tepat tanpa data yang akurat. Untuk memperoreh data kependudukan yang lengkap, BPS bersama 54 negara lain menyelenggarakan sensus penduduk pada 2020 ini.

Tujuan pertama dari sensus ini adalah, untuk menyediakan data jumlah, komposisi dan karakteristik penduduk Indonesia menurut de facto dan de jure. Tujuan keduanya adalah, menyediakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk.

Ada perubahan mendasar yang dilakukan dalam sensus penduduk 2020 ini. Pertama kalinya sensus penduduk menggunakan metode kombinasi dengan cara menggunakan data dukcapil dari Kemendagri sebagai data dasar, dan untuk pertama kalinya pula sensus penduduk dilakukan secara online.

Sensus penduduk online sudah dilakukan sejak tanggal 15 Februari – 31 Maret 2020. Kerena adanya pandemi Covid 19, diperpanjang hingga 29 Mei 2020.  Dari hasil Sensus Penduduk On line Ke VII di Kabupaten Jombang 108.413 penduduk yang telah berpartisipasi secara on line dari sekitar 1,3 juta penduduk.

Jumlah petugas sensus yang akan diturunkan di Kabupaten Jombang untuk melakukan pendataan, sebanyak 1119 orang. Sedangkan untuk koordinator sensus kecamatan sebanyak 75 orang, dan 1044 petugas sensus dengan target mendata 1,3 juta penduduk.Suf

Berita Terbaru

Eks Ketua BGN, Ternyata Abaikan Saran KPK

Eks Ketua BGN, Ternyata Abaikan Saran KPK

Rabu, 08 Jul 2026 20:21 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 20:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - KPK pernah memberikan kajian ke BGN era kepemimpinan Dadan Hindayana, tetapi tak ditindaklanjuti. Wakil Kepala BGN Agustina…

Iran Kirim Rudal ke Sejumlah Kapal, AS Serang Wilayah Selat Hormuz

Iran Kirim Rudal ke Sejumlah Kapal, AS Serang Wilayah Selat Hormuz

Rabu, 08 Jul 2026 20:19 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada hari Rabu (8/7) bahwa pasukan angkatan laut dan udaranya telah menyerang…

Diabetes Mengancam

Diabetes Mengancam

Rabu, 08 Jul 2026 20:16 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 20:16 WIB

"Satu dari delapan penduduk di ibu kota saat ini berstatus sebagai penyandang diabetes." Prof Dante Saksono Harbuwono Wakil Menteri Kesehatan…

Terancam Ditindak Satpol-PP, PT JPC Pilih Tutup Lahan Parkir Off Street   ‎

Terancam Ditindak Satpol-PP, PT JPC Pilih Tutup Lahan Parkir Off Street  ‎

Rabu, 08 Jul 2026 19:28 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 19:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terancam ditindak Satpol PP akibat izin operasionalnya sudah kedaluwarsa, PT Jatim Parkir Center (JPC) menutup operasional lahan p…

Disdukcapil Surabaya Luruskan Isu Biaya Pindah Penduduk, Seluruh Layanan Adminduk Gratis

Disdukcapil Surabaya Luruskan Isu Biaya Pindah Penduduk, Seluruh Layanan Adminduk Gratis

Rabu, 08 Jul 2026 19:04 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 19:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa seluruh pelayanan administrasi kependudukan (adminduk), termasuk layanan…

Cetak KTP di Lamongan Sampai Berhari-hari, Anggota Dewan ini Sebut Kemunduran

Cetak KTP di Lamongan Sampai Berhari-hari, Anggota Dewan ini Sebut Kemunduran

Rabu, 08 Jul 2026 19:02 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Cetak Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dianggap tambah mundur, karena untuk bisa mencetak KTP butuh waktu berhari-hari,…