Gelar Pesta Miras Oplosan, 3 Warga Blitar Meninggal Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua penjual miras diperiksa polisi atas kasus meninggalnya 3 warga yang meninggal setelah menggelar pesta miras oplosan. SP/Les
Dua penjual miras diperiksa polisi atas kasus meninggalnya 3 warga yang meninggal setelah menggelar pesta miras oplosan. SP/Les

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kembali, pesta miras oplosan memakan korban. 3 dari 6 orang yang menggelar pesta miras akhirnya meregang nyawa sementara 3 lainnya saat ini dalam perawatan.

Tewasnya peserta pesta Miras itu dibenarkan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela dalam keterangannya, Rabu (2/9) siang kepada wartawan.

"Kita menunggu hasil visum dari dokter Kediri, dan benar ketiga korban miras itu akibat ada cairan semacam cairan asing dalam perutnya, yang di mungkinkan Miras Oplosan," terang orang nomor satu di jajaran Polres Blitar Kota ini dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Ardi Purboyo SH.

Untuk diketahui kejadian kasus kematian atas dugaan akibat miras oplosan ini bermula saat polisi mendengar informasi ada orang meninggal tak wajar di RSUD Mardi Waluyo.

Atas laporan itu polisi segera menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan pengecekan di TKP dan di kamar Mayat RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Dalam laporannya perangkat kelurahan Klampok, pada Minggu malam (30/8) menyebutkan ada masyarakat melakukan pesta miras di rumah Mataji 46 (MD) bersama 5 orang temannya yakni, Wiyono (27), Bunawan (29), Hari (35), Agus Tri Prayitno (40), Ngateno (35) warga Kota Malang.

Tragisnya setelah pesta Miras pada Selasa  (1/9) pemilik rumah Mataji meninggal dunia sekitar pukul 17.00, berikutnya Wiyono meninggal pukul 18.30 di susul Bunawan pada pukul 21.30 yang kesemuanya meninggal di rumahnya masing masing.

"Untuk ketiga temannya HR, AG dan NG selamat dan masih menjalani perawatan, benar kesemuanya adalah tetangga dari Mataji pemilik rumah yang dibuat pesta miras," Papar AKBP Leonard.

Sementara dua penjual Miras sampai siang tadi (Rabu, 2/9) masih dilakukan pemeriksaan,

“Untuk menjadi tersangka kita masih mendalami peran mereka, jadi masih sebagai saksi karena Mirasnya beli dari mereka," tambah pamen polisi yang menyandang sabuk Dan 1 Karate ini.

Guna penyelidikan polisi menyita beberapa bukti di antaranya 5 botol kosong bekas minuman mineral, 1 botol Pocari Sweat 2 liter, 9 botol bekas minuman mineral, 45 tutup botol berbagai jenis miras dan 38 botol kosong miras jenis Vodka, selain memeriksa 3 temannya yang masih dalam perawatan.

"Kami menghimbau seluruh warga masyarakat agar dihindari apapun bentuk dan jenis minuman beralkohol, selain dirinya sendiri yang rugi juga keluarga, kita terus melakukan operasi Pekat termasuk seluruh penjual penjual miras, walau ada izinnya tetap kita awasi, apalagi penjual miras beralkohol tinggi tanpa surat ijin pasti kita tindak sesuai hukum yang berlaku," tegas AKBP Leonard mengakhiri Releasenya. Les

 

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…