Ribuan BPD Kab Kediri Demo Minta Honor Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan anggota Badan Pemerintah Desa (BPD) Kabupaten Kediri berunjuk rasa di depan Gedung DPRD.SP/CAN
Ribuan anggota Badan Pemerintah Desa (BPD) Kabupaten Kediri berunjuk rasa di depan Gedung DPRD.SP/CAN

i

SURABAYAPAGI, Kediri - Ribuan anggota Badan Pemerintah Desa (BPD) Kabupaten Kediri berunjuk rasa di depan Gedung DPRD setempat. Mereka meminta kepada wakil rakyat untuk dapat memperjuangkan nasibnya dengan meningkatkan honor yang diterima.

Ada tujuh poin tuntutan yang disampaikan. Pertama, meminta peningkatan kapasitas BPD melalui Bimbingan Teknis (Bimtek). Tujuannya agar anggota BPD supaya tupoksi dan parameter pekerjaannya segera terukur.

"Memerankan fungsi BPD sesuai amanat Permendagri 110 dan undang-undang untuk disertakan dan diterapkan di masing-masing desa di wilayah Kabupaten Kediri," teriak Budi Nugroho, koordinator aksi.

Tuntutan berikutnya adalah persamaan hak terkait tunjangan dan kesejahteraan anggota BPD. Mereka meminta minimal 20 persen dari Siptap Kades (tunjangan).

"Di daerah lain ini sudah berlaku. Tetapi di Kabupaten Kediri belum. Padahal APBD kita besar," sindir Budi Negro, sapaan akrabnya. 

Selama ini Anggota BPD Kabupaten Kediri menerima honor sekitar Rp 300-400 ribu tiap bulannya. Mereka menilai tidak sebanding dengan beban pekerjaan yang diemban. 

Masih kata Budi Negro, selain menyelesaikan tugas pengawasan, Anggota BPD juga terlibat dalam pengelolaan anggaran Dana Desa. Dimana, jumlahnya mencapai milyaran. 

"Kami harus ikut menandatangani Dana Desa. Sehingga beban dan tanggung jawabnya sama. Bila terjadi persoalan dalam penggunaan, tentunya kami ikut diseret-seret. Seperti dipanggil aparat penegak hukum," katanya khawatir.

Permintaan lain berupa, fasilitas dari sinkronisasi lembaga BPD dengan pemerintahan agar terjadi sehingga terbentuk pemerintahan desa transparan dan akuntabel.

"Segera paripurnakan peraturan daerah mengenai BPD. Setelah Perda BPD disahkan segera buat Peraturan Bupati BPD yang memenuhi aspek isi tas keadilan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," desaknya.

Sementara itu, Alan Salahudin, koordinator aksi lainnya mengaku, peningkatan kapasitas SDM dan kenaikan tunjangan dituangkan dalam peraturan daerah, karena pengangkatan BPD hanya melalui SK Bupati.

"Adanya peraturan daerah tentang BPD adalah bentuk jaminan perlindungan hukum jaminan perlindungan hukum. Lalu setiap desa wajib menyediakan sekretariat BPD," pintanya.

Aksi unjuk rasa dari anggota BPD ini mendapatkan kawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Kediri. Massa kemudian ditemui oleh pejabat BPBD Kabupaten Kediri dalam forum dialog. Can

 

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…