Fitnah Mantan Pacar, Vanessa Lem Kemaluan Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vanesa Gesto (kanan) dan sang mantan, Ivan Rico (kiri).
Vanesa Gesto (kanan) dan sang mantan, Ivan Rico (kiri).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Bembimbre- Apa yang dilakukan Vanesa Gesto sungguh konyol dan susah dinalar akal sehat. Perempuan asal Spanyol ini nekad melakukan hal ekstrem untuk memfitnah mantan pacar seolah-olah sang mantan menculiknya. Vanesa menelanjangi diri hingga separuh badan dan merekatkan organ kemaluannya dengan lem super.

Setelah beraksi ekstrem di luar rumhnya di kota Bembimbre, dekat Leon, Spanyol, Vanesa membuat tuduhan bahwa mantan pacarnya; Ivan Rico, menculiknya dan kemudian meninggalkannya dalam keadaan setengah telanjang.

Fitnah yang akhirnya terungkap berkat penyelidikan polisi itu membuat Vanesa Gesto dihukum penjara 10 tahun.

Cerita fitnahnya mulai terungkap ketika penyelidik polisi menemukan rekaman CCTV dari supermarket yang dikelola orang China yang menunjukkan Gesto membeli lem dan "perlengkapan penculikan" termasuk pisau yang dia gunakan untuk melukai dirinya sendiri.

Polisi juga menemukan satu-satunya kendaraan yang terekam kamera melewati tempat di mana dia mengaku telah diserang dan kemudian disiksa adalah sebuah truk sampah—bukan mobil hitam yang dia katakan telah diculik.

Rico (36), sempat menghabiskan beberapa hari di penjara sebelum upaya memalukan oleh Vanesa Gesto, yang dijuluki "Glue Liar" itu menjadi jelas.

Pengadilan di Leon, Spanyol utara, memvonisnya atas dua tuduhan membuat kejahatan dan memenjarakannya selama 10 tahun.

Dia juga diperintahkan untuk membayar mantannya sebesar 25.000 Euro sebagai kompensasi dalam hukuman tertulis yang dirilis minggu ini setelah persidangan awal tahun ini di Pengadilan Provinsi Leon.

Jaksa penuntut negara menuntut hukuman 11 tahun, delapan bulan penjara.

Pengacara Vanesa, Emilia Esteban, memutuskan hubungan dengan kliennya itu setelah terungkap bahwa dia berbohong.

“Dia mencoba menjebak Ivan atas kejahatan yang dibuat-buat pada Oktober 2016, yang dikatakan telah terjadi di kota Bembimbre,” kata Emilia.

“Saya selalu percaya pada Vanesa dan itulah mengapa saya membelanya. Saya merasa terhina dan tertipu,” sambungnya.

Abang kandung Ivan, Rafael, yang mengatakan sejak hari pertama bahwa saudara laki-lakinya sedang tidur ketika dugaan serangan lem alat vital dan penculikan itu terjadi.

"Ibu kami menghabiskan waktu berhari-hari menangis setelah dia ditangkap," katanya.sun/mir

 

 

Berita Terbaru

Kebutuhan Energi di Pulau Jawa, Dipikirkan Pertamina

Kebutuhan Energi di Pulau Jawa, Dipikirkan Pertamina

Kamis, 11 Jun 2026 17:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menekankan pentingnya sinergi antar subholding dan unit bisnis Pertamina…

BPJS Kesehatan, Megap-megap

BPJS Kesehatan, Megap-megap

Kamis, 11 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - BPJS Kesehatan memberi sinyal berpotensi mengalami gagal bayar klaim mulai Juli 2027 apabila tidak ada intervensi tambahan dari…

Bengkel Umum Pinggir Jalan pun Penyesuaian Banderol

Bengkel Umum Pinggir Jalan pun Penyesuaian Banderol

Kamis, 11 Jun 2026 17:07 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa bengkel umum di pinggir jalan Surabaya, Bandung, Jogja dan Jakarta sudah melakukan penyesuaian banderol sejak bulan…

Lonjakan Harga Minyak Dunia Lebih Tinggi

Lonjakan Harga Minyak Dunia Lebih Tinggi

Kamis, 11 Jun 2026 17:05 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Blokade selat yang dilakukan Iran selama berbulan-bulan terhadap Selat Hormuz telah membuat harga minyak tetap tinggi. Selat…

Sedang Liburan, Dua Bocah Asal Kediri Terbawa Arus Gelombang Pantai Pangi, Satu Selamat

Sedang Liburan, Dua Bocah Asal Kediri Terbawa Arus Gelombang Pantai Pangi, Satu Selamat

Kamis, 11 Jun 2026 17:03 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Saat lakukan wisata di Pantai Pangi di Desa Tumpakepuh Kec.Bakung Kabupaten Blitar pada Kamis (11 Juni 2026) berujung memilukan,…

Kasus Pertusis Meningkat, Dokter Tekankan Pentingnya Vaksin Booster Tdap

Kasus Pertusis Meningkat, Dokter Tekankan Pentingnya Vaksin Booster Tdap

Kamis, 11 Jun 2026 17:02 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 17:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya kasus pertusis atau batuk rejan di sejumlah negara, termasuk Indonesia, kembali menjadi perhatian kalangan m…