SMA di Jombang Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Uji coba pembelajaran tatap muka di SMAN 3 Jombang. (SP/M. Yusuf)
Uji coba pembelajaran tatap muka di SMAN 3 Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Uji coba sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19 ini, mulai dilakukan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3, Jalan dr Soetomo, Nomor 75, Jombatan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Uji coba sekolah tatap muka tersebut, dimulai pada Senin, (07/9/2020). Total siswa SMA N 3 sebanyak 1021, terbagi menjadi 30 kelas. Dan masing-masing kelas di isi maksimal 9 siswa.

Kepala Sekolah SMAN 3 Jombang, Singgih Susanto mengatakan, bahwa uji coba sekolah tatap muka ini, pihaknya jauh sebelumnya telah melakukan survey terhadap orang tua murid.

"Survey melalui online, hampir mendekati 80 persen orang tua murid menginginkan pembelajaran tatap muka. Sedang sisanya sekitar 20 persen lebih sedikit tidak menghendaki," katanya, kepada jurnalis, Senin (07/9/2020).

Singgih menerangkan, pada masuk hari pertama, protokol kesehatan yang dilakukan sekolah sangat ketat sekali. Mulai dari pintu masuk hingga di dalam kelas, satgas sekolah mengamati para siswa/siswi.

"Jadi saat dipintu masuk, siswa dicek suhu badan, lalu dicatat dibuku terkait kondisi siswa. Kemudian masuk melewati semprotan disinfektan. Setelah parkir siswa cuci tangan sebelum masuk kelas," terangnya.

Menurut penjelasan Singgih, kelas di isi 9 siswa, tapi ada yang 6, 7, bahkan 5 siswa. Hal ini karena ada orang tua murid yang tidak menghendaki belajar tatap muka. Pihaknya memahami dan tidak ada sanksi apapun.

"Memang orang tua tidak mengijinkan, itu hak orang tua. Kami diberi amanah boleh tatap muka, kami laksanakan benar-benar sesuai protokol kesehatan. Kami berharap berharap berjalan dengan baik," jelasnya.

Singgih menegaskan, bahwa pihaknya merasa khawatir setelah siswa pulang sekolah. Kalau di sekolah pihaknya menjamin 100 persen, kalau protokol dilakukan secara ketat.

"Dan untuk anak-anak yang tidak masuk tatap muka, tetap melakukan pembelajaran sekolah melalui daring sesuai yang telah ditetapkan," tukasnya.

Sementara itu, Siswi Kelas 12 IPA2 SMAN 3 Jombang, Annisan Ro'amalia mengungkapkan, bahwa dirinya masuk sekolah tatap muka mendapat izin dari orang tuanya. Dan masuk hari pertama seperti sekolah biasa.

"Hanya saja tidak banyak siswa. Terus benar-benar nerapin protokol kesehatan. Kayak tadi masuk kelas langsung cuci tangan, jaga jarak, begitu," ungkapnya.

Menurut Annisan, enak pembelajaran tatap muka dari pada pembelajaran daring. Karena lewat daring ada kendala seperti miskomunikasi.

"Kalau belajar sendiri kan susah. Kalau langsung tatap muka kan enggak. Bisa dijelaskan sama gurunya, gitu," ujarnya.

Terkait kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda, Annisan juga merasa khawatir. Namun, dirinya tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan.

"Memakai masker dan benar-benar jaga kebersihan. Saya berharap Covid-19 lekas hilang dan sekolah dapat kembali kayak biasanya," pungkasnya.(suf)

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…