Dicekoki Miras, Siswi SMA Digilir 8 Pemuda di Kebun Karet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menggelar jumpa pers kasus pemerkosaan siswi SMA di Jember yang digilir 8 pemuda di kebun karet.
Polisi menggelar jumpa pers kasus pemerkosaan siswi SMA di Jember yang digilir 8 pemuda di kebun karet.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Nahas menimpa bunga (bukan nama sebenarnya). Korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) digilir 8 pemuda mabuk di sebuah perkebunan karet.

"Pemerkosaan terjadi pada Rabu (2/9) sekitar pukul 16.00 WIB," kata Kapolsek Tanggul AKP Sugeng Piyanto dalam rilis di mapolsek, Selasa (8/9).

AKP Sugeng dalam rilisnya menjelaskan, aksi pemerkosaan berawal ketika 8 pelaku melakukan pesta miras di lokasi kejadian. Yakni di tengah perkebunan karet.

Ditengah pesta tersebut, korban melintas bersama teman perempuannya. Kebetulan teman perempuan korban mengenal salah pelaku yang sedang pesta miras itu.

Salah satu pelaku yang mengenal teman korban itu lalu memanggil korban dan teman perempuan korban untuk bergabung.

"Perempuan yang membonceng korban ini kenal dengan salah seorang pelaku. Akhirnya korban dan teman perempuannya ini dipanggil oleh salah seorang pelaku tadi. Dan korban saat itu ternyata juga dalam kondisi mabuk. Tapi dia minumnya di tempat lain," kata AKP Sugeng dalam rilis.

Kendati demikian, hanya korban yang bergabung pesta miras. Sementara teman korban menunggu dari kejauhan.

Setelah korban bergabung dalam pesta miras, tak beberapa lama kemudian beberapa tersangka yang tengah mabuk mulai memperkosa korban secara bergiliran. Korban pun tak dapat melawan karena juga dalam kondisi mabuk.

“Saat itulah terjadi tindak pemerkosaan itu. Korban diperkosa secara bergiliran. Korban tidak bisa melakukan perlawanan karena kondisinya yang mabuk,” ungkap Sugeng.

Meski telah memperkosa korban, dua pemuda yang tak puas kembali memperkosa korban. Aksi tersebut dilakukan ditempat lain.

Usai diperkosa, korban akhirnya pulang ke rumahnya dan menceritakan peristiwa nahas yang menimpanya kepada orang tuanya.

Mendengar cerita korban, orang tua korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa putrinya ke Polsek Tanggul.

"Setelah pulang, korban lalu menceritakan apa yang dialami ke orang tuanya. Korban didampingi orang tuanya lalu melaporkannya ke kami," terang Sugeng.

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat mengamankan korban. Namun sayang, dari 8 pelaku hanya 5 yang berhasil diamankan. Sementara 3 orang berhasil kabur.

“Saat ini lima dari delapan pelaku telah kami tangkap. Tiga pelaku lainnya masih buron,” tegas dia.

Kelima pelaku yang dibekuk itu R dan AM warga Kecamatan Bangsalsari. Kemudian  AJ, SR dan NA warga Kecamatan Tanggul. Sementara tiga pelaku berinisial F, D dan F. Semua pelaku berusia di atas 18 tahun.

"Pelaku akan kita jerat dengan Pasal 81 ayat 1 dan Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara 15 tahun," pungkas Sugeng.

Berita Terbaru

c

c

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menyusul kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, bakal mengurangi perjalanan dinas…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkab Kebut Pembangunan Pintu Pengendali Air Winongan

Kurangi Risiko Banjir, Pemkab Kebut Pembangunan Pintu Pengendali Air Winongan

Selasa, 03 Nov 2026 11:33 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mulai mengebut penuntasan pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa…

22 Dapur MBG di Tuban Tak Tertib Laporan Dana, BGN Kenakan Sanksi Pemberhentian Operasional Khusus

22 Dapur MBG di Tuban Tak Tertib Laporan Dana, BGN Kenakan Sanksi Pemberhentian Operasional Khusus

Selasa, 03 Nov 2026 11:26 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Menindaklanjuti sebanyak 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban karena…

Lahar Dingin Semeru, Bupati Lumajang Imbau Penambang Stop Aktivitas di Sepanjang DAS

Lahar Dingin Semeru, Bupati Lumajang Imbau Penambang Stop Aktivitas di Sepanjang DAS

Selasa, 03 Nov 2026 11:11 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menyusul hujan dengan intensitas tinggi terjadi selama beberapa jam pada Senin kemarin menyebabkan lahar dingin Gunung Semeru,…

Antisipasi Banjir, Pemkab Trenggalek Siapkan Normalisasi Sedimen di Titik Sungai Ngasinan

Antisipasi Banjir, Pemkab Trenggalek Siapkan Normalisasi Sedimen di Titik Sungai Ngasinan

Selasa, 03 Nov 2026 11:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya mengurangi potensi banjir seiring musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, menyiapkan normalisasi…

HUT KORPRI dan PGRI, Pemkot Mojokerto Gelar Beragam Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

HUT KORPRI dan PGRI, Pemkot Mojokerto Gelar Beragam Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

Selasa, 03 Nov 2026 10:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan HUT ke - 81 Persatuan Guru Republik…