Kades dan Mantan Kades Keles, Bersatu Bangun Desa Tangani Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Akhmad Hozaini Mantan Kepala Desa Keles Kecamatan Ambunten Kab. Sumenep  (SP/Ainur Rahman)
Akhmad Hozaini Mantan Kepala Desa Keles Kecamatan Ambunten Kab. Sumenep  (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala Desa Keles kecamatan Ambunten Kab. Sumenep, Antiani merasa bangga setelah desanya menjadi percontohan dalam menanggulangi penyebran covid 19 beberapa bulan lalu.

Kepada Surabaya Pagi, pihaknya menyampaikan gagasan inovatifnya dalam memberikan pelayanan terhadap warganya salah satunya adalah  untuk menyelamatkan warganya dari penyebaran virus corona. “ Langkah cepat dilakukan oleh dengan memberikan fasilitas seperti bilik disenfektan, pos khusus dan rumah singgah di setiap dusunnya, “ tegasnya, Rabu (9/9/2020).

Selain itu, pihaknya juga sering mengingatkan akan protokol kesehatan covid-19, dengan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak.“Semua dilakukan agar mencegah penularan covid 19 di kabupaten sumenep, utamanya di desa Keles kecamatan Ambunten kab. Sumenep,” pungkasnya.

Sementara Suami Kepala Desa Keles, Akhmad Hozaini, mengaku tidak banyak berbuat apa-apa disaat pandemi covid 19. Masyarakat mengalami kelumpuhan total secara perekonomian, ”Sekalipun adanya bantuan dari pemerintah tapi jelas tidak mencukupi kebutuhannya,” katanya kepada Surabaya pagi, Rabu, (9/9/2020)

Mantan Kepala Desa Keles ini menuturkan, yang dilakukan kepala desa saat ini harus memiliki sikap inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat apalagi di masa pandemi ini

“Seperti yang telah dilakukan di desa, melayani masyarakat adalah nomor satu, kemudian memberikan pelajaran secara edukatif, intruktif dan rekreatif, ketiga hal ini tidak bisa lepas, karena saling bersinergi satu dengan yang lainnya.” kata Akhmad Hozaini.

Dikatakan, jika di desa ini jelas yang harus diberikan adalah pembelajaran yang sifatnya rekreatif, jadi kepala desa harus mampu memberikan hiburan kepada warganya dengan cara apa, “ Itu terserah kepala desa, kalau yang selama ini saya lakukan bersama istri saya adalah mendukumentasikan moment-moment penting di desa kemudian dijadikan film dukumenter desa, sebab kita sudah memiliki media berupa youtuber jadi semua bisa di akses” ungkapnya.

“Jadi, kita memberikan pesan dan saran kepada masyarakat dengan tontonan, apalagi di masa pandemi covid-19 ini kita bisa bekerja dirumah menuangkan ide-ide kreatif untuk disampaikan kepada masyarakat luas, ia membuat film dokumenter untuk kita dan mereka, termasuk masyarakat banyak yang terpenting isinya mengandung pesan moral dan perbaikan bangsa.” sambungnya.

Selain itu,  Akhmad Hozaini menunjukkan beberapa hasil karyanya berupa film pendek Dukumenter diantaranya, Anjani (Markoya) Putra Buana di poligami, Istri Kalebun Keles Ecapok Fitnah, Kalebun Keles Vs Tamamah pantun cinta,(cover version)Film Komedi : Tukang Jamu dari India Part 1-2, terus Film Komedi, Warga Keles terbalik pasang Bendera Merah putih. 

" Makanya jadi kepala desa itu selain inovatif harus juga memberikan hiburan untuk masyarakatnya itu yang di sebut dengan rekreatif" pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …