Gowes Keliling Kampung, Wali Kota Bagi Ribuan Masker

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari gowes keliling kampung di Kota Mojokerto, Minggu (13/9/2020). SP/Dwy Agus Susanti.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari gowes keliling kampung di Kota Mojokerto, Minggu (13/9/2020). SP/Dwy Agus Susanti.

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari gowes keliling kampung di Kota Mojokerto, Minggu (13/9/2020) pagi. Selain membagi ribuan masker, Petinggi Pemkot ini juga melakukan kampanye dan sosialisasi protokol kesehatan. 

Dengan di dampingi Dandim 0815, Kapolresta Mojokerto, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto dan Wakil Walikota, Ahmad Rizal Zakaria. Ning Ita memulai start gowes dari rumah dinas, Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto sekitar pukul 07.00 pagi.

Kemudian, Ia dan jajaran Forkopimda menempuh rute panjang di Jl. Mayjend Sungkono, Gelora A. Yani, Margosari Gang III, Bancang, Jl. Arjuno, Jl. Penanggungan, Jl. Muria, Sumolepen, Jl. Taman Siswa, Jl. Letkol Sumarjo dan kembali ke Rumah Rakyat, di Jl. Hayamwuruk. 

"Kami membagikan sekitar lima ribu masker kepada warga, sekaligus kampanye dan sosialisasi protokol kesehatan," ujarnya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga menyebut, giat pagi tadi merupakan bentuk sinergitas jajaran gugus tugas pencegahan Covid -19 Kota Mojokerto dalam rangka kampanye Kota Mojokerto Bermasker. 

"Tadi kami juga mengajak komunitas-komunitas, baik pesepeda, komunitas senam dan lansia untuk patuh protokol kesehatan. Tidak hanya di komunitasnya saja, tetapi juga di lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya, sehingga mampu menjadi duta protokol kesehatan," terangnya.

Ning Ita mengaku prihatin, pasalnya peta persebaran Covid-19 di Kota Mojokerto masih bergerak sangat dinamis, dan vaksin Covid-19 masih belum ditemukan. "Untuk itu, kesadaran, disiplin dan kepatuhan masyarakat menjadi kunci untuk menurunkan persebaran Covid-19 di Kota Mojokerto," imbaunya.

Ning Ita juga mengajak masyarakat untuk mengenakan masker ketika di luar rumah bukan sekedar himbauan atau anjuran Pemerintah, tetapi adalah sebuah kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

"Masker adalah perisai kita untuk menangkal virus ini saat beraktivitas di luar rumah. Untuk itu biasakan diri untuk bermasker, bukan karena takut dengan anjuran pemerintah, tapi jadikan sebagai kebutuhan," pungkasnya. dwy 

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…