Moch Haririn Pemilik Sabu 25 Kg dan Diadili

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana persidangan kasus kepemilikan sabu 25 kg atas terdakwa Moch Haririn yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (14/9). SP/Budi
Suasana persidangan kasus kepemilikan sabu 25 kg atas terdakwa Moch Haririn yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (14/9). SP/Budi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Moch. Haririn bin Satuki (34), terdakwa dalam kasus narkotika berbahaya jenis sabu seberat 25 kilogram dan 12 ribu butir pil ekstasi, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda pemeriksaan saksi, Senin (14/09).

Dalam persidangan yang digelar di ruang Kartika 2, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhayati dari Kejaksaan Negeri Surabaya menghadirkan saksi penangkap dari petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Dalam kesaksiannya, saksi Slamet Rahardjo, menerangkan bahwa awal mulanya ia bersama tim menangkap terdakwa bersama seorang wanita bernama Nuraida (pemandu lagu) di area parkir salah satu hotel di Surabaya.

"Saat kami lakukan penggeledahan, tidak ditemukan barang bukti. Saat kami cek Handphone (HP) terdakwa kami melihat foto-foto narkoba. Setelah kita interogasi dimana terdakwa menyimpan narkoba tersebut, terdakwa mengatakan di tempat kosnya di jalan Karah," terang Slamet.

Usai mendapat pengakuan korban, masih kata Slamet, ia bersama tim menuju lokasi disimpannya barang haram tersebut. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa sabu sebanyak 9 kantong plastik dengan berat lebih kurang 12,41 kilogram.

"Selain itu kita temukan pil ekstasi sebanyak 10.200 butir," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan bahwa menurut pengakuan terdakwa sabu dan pil ekstasi juga disimpan di rumahnya di Madura dan sebuah kamar kos di jalan Tambak Asri, hingga total di temukan barang bukti sebanyak 25 kilogram sabu dan 12 ribu butir pil ekstasi.

"Totalnya lebih kurang 25 kilogram sabu beserta pembungkusnya dan 12 ribu butir pil ekstasi," jelasnya. 

Saat ditanya oleh ketua majelis hakim Slamet Riyadi, terkait berasal dari siapa sabu dan pil ekstasi tersebut, saksi mengatakan bahwa menurut pengakuan terdakwa didapat dari Imam Muslim. 

"Saat kami lakukan pengembangan, kita melakukan penangkapan terhadap Imam Muslim. Akan tetapi, Imam Muslim melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan anggota kami, hingga kami melakukan tindakan tegas terukur hingga Imam meninggal dunia," katanya. 

Usai dirasa cukup, hakim Slamet kemudian melanjutkan persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Saat diperiksa, terdakwa Haririn sempat berdalih ia tidak tahu bahwa barang yang berada dalam kamar kos nya adalah narkoba. Akan tetapi, hal ini mendapat sanggahan dari JPU Nurhayati. 

"Terdakwa, kamu tadi kan bilang kalau keteranganmu di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ini benar. Kamu tahu itu narkoba, kamu dapat upah karena dititipi kunci dan disuruh menjaga. Kok sekarang beda keteranganmu. Mana yang benar ?" Sergah JPU.

Mendapati pertanyaan JPU, terdakwa langsung meralat keterangannnya dan membenarkan semua fakta yang ada selama persidangan berlangsung sebelumnya. "Iya bu jaksa, benar,"ujar terdakwa.

Atas perbuatannya, terdakwa Moch Haririn didakwa dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 dan pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. nbd

 

Berita Terbaru

Pembangunan 129 Unit KDKMP di Kabupaten Jember Rampung 100 Persen

Pembangunan 129 Unit KDKMP di Kabupaten Jember Rampung 100 Persen

Kamis, 29 Okt 2026 11:24 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Progres pembangunan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) di Kabupaten Jember kini telah rampung. Sebanyak 129 unit KDKMP…

Pembebasan Lahan ‘Flyover’ Gedangan, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp450 Miliar

Pembebasan Lahan ‘Flyover’ Gedangan, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp450 Miliar

Kamis, 29 Okt 2026 11:14 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sesuai tahapan dan ketentuan perundang-undangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo telah menyiapkan anggaran Rp450 miliar…

Langgar Ketentuan Ijin Tinggal di Indonesia, Imigrasi Blitar Deportasi Dua Warga Negara Thailand

Langgar Ketentuan Ijin Tinggal di Indonesia, Imigrasi Blitar Deportasi Dua Warga Negara Thailand

Kamis, 29 Okt 2026 11:12 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi dua warga negara Thailand yakni AD (20) dan FK (19), keduanya dipulangkan ke negara asal setelah…

Buntut Antrean Panjang BBM, Polres Blitar Bekuk Penimbun BBM Jenis Pertalite dan Solar

Buntut Antrean Panjang BBM, Polres Blitar Bekuk Penimbun BBM Jenis Pertalite dan Solar

Kamis, 29 Okt 2026 11:10 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akal licik MSS 40 warga Desa Sumberjati Kec.Kademangan Kab. Blitar pelaku penimbum BBM Solar dan Pertalite bersubsidi harus…

Dinkes Situbondo Catat Kasus Influenza-Like Illness Alami Penurunan 22 Persen

Dinkes Situbondo Catat Kasus Influenza-Like Illness Alami Penurunan 22 Persen

Kamis, 29 Okt 2026 10:52 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo mencatat kasus Influenza-Like Illness atau ILI di daerah itu mulai mengalami…

Pemkot Surabaya Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan Kegiatan Produktif

Pemkot Surabaya Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan Kegiatan Produktif

Kamis, 29 Okt 2026 10:47 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 10:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan melalui dukungan anggaran untuk kegiatan…