MA Ingin Perhatikan Ojol, Eri Perkuat UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Machfud Arifin bersama istri, saat memaparkan kondisi kesehatan terakhirnya. Sp/tim machfud Arifin
Machfud Arifin bersama istri, saat memaparkan kondisi kesehatan terakhirnya. Sp/tim machfud Arifin

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Aksi demonstrasi yang dilakukan ribuan ojek online se Jawa Timur di Surabaya, memantik para bakal calon Wali Kota Surabaya untuk memperhatikan. Bakal calon Wali Kota Surabaya yang diusung 8 partai politik, Machfud Arifin dan Mujiaman, meminta untuk pemerintah baik pemerintah daerah ikut hadir dalam mengatasi problematika di masyarakat itu.

"Jangan sampai ada kebuntuan komunikasi antara perusahaan atau pemilik aplikator dengan pekerja ojek online. Di sini peran pemerintah harus hadir ikut memberikan solusi," kata Machfud Arifin, Selasa (15/9/2020).

Mantan Kapolda Jatim itu memberikan contoh jika Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bisa membangun shelter atau pangkalan ojek online. "Komunikasi yang tidak dilakukan mengakibatkan ojek online harus keleleran mencari penumpang," tuturnya.

Cawali yang berpasangan dengan calon wakil wali (cawawali) Kota Surabaya Mujiaman Sukirno itu menyebut sudah seharusnya pemerintah menjalin komunikasi intensif dengan komunitas ojek online maupun pengusaha aplikasi online.

"Sehingga tata kelola bisa diatur. Bagaimana pekerja ojek online dapat rezeki, pengusaha aplikasi juga tidak rugi sedang pemerintah juga bisa mengatur regulasi secara benar," tegas Machfud Arifin asal Ketintang Surabaya itu.

Secara konsep, pemerintah harus duduk di tengah untuk mewadahi kepentingan pekerja ojek dan pemilik aplikator.

Salah satunya bisa dikuatkan melalui peraturan daerah, perwali atau peraturan bupati, maupun peraturan gubernur. "Kondisi Pandemi Covid-19 semuanya terpukul. Untuk itu kebijakan pemerintah harus bisa mengayomi semuanya," tandas Machfud Arifin.

 

Perkuat UMKM

Sementara, Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berkomitmen memperluas lapangan pekerjaan lewat lewat basis ekonomi kerakyatan. Hal ini akan sekaligus mengantisipasi dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, untuk mengantisipasi hal tersebut, Eri pun mengajak masyarakat untuk bersama menguatkan ekonomi kerakyatan lewat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Selama pandemi, banyak yang kehilangan pekerjaan. Tapi kita selalu bisa berpartisipasi menggerakkan ekonomi rakyat," kata Eri, Selasa (15/9/2020).

Salah satu caranya, pihaknya mengajak masyarakat untuk membeli barang atau jasa yang dijual oleh warga. "Berapapun nilainya, kita sudah berkontribusi terhadap putaran roda ekonomi warga," katanya.

Selama ini, melalui berbagai intervensi program, banyak kampung di Surabaya yang memiliki produk unggulan. "Seperti dulu yang pernah kami lakukan salah satunya dengan Surabaya Smart City (SSC) yang menjangkau hingga lebih dari 500 kampung di Surabaya," ujar pria yang sebelumnya menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

SSC merupakan ajang memperlombakan kampung bersih dan inovatif di seluruh RT/RW di Surabaya. Melalui lomba ini, muncul berbagai produk unggulan di tiap kampung.

Pada 2020, program ini juga menjadi salah satu upaya mengendalikan pandemi Covid-19 di Surabaya. Di antaranya, dengan menjaga kebersihan dimulai dari sektor keluarga dan kampung.

Selama ini, Surabaya di bawah kepemimpinan Risma juga dikenal memiliki berbagai terobosan dalam memberdayakan UMKM. Di antaranya, Bazar Urban Farming, Pahlawan Ekonomi, Pejuang Muda yang digelar sejak 2010 hingga saat ini.

Eri yang pada pilkada ini berpasangan dengan Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya,Armuji pun berkomitmen melanjutkan berbagai terobosan Risma tersebut. "Ke depan, levelnya harus ditingkatkan lagi melalui penguatan modal, digitalisasi produk, hingga menyalurkan produk-produk tersebut pada industri besar di Surabaya," kata kandidat yang diusung PDI Perjuangan ini. byt/alq/cr3/rmc

Berita Terbaru

Status Darurat Sampah Madiun Berimbas, Dana Rp 10 Juta Per-RT Ditunda 

Status Darurat Sampah Madiun Berimbas, Dana Rp 10 Juta Per-RT Ditunda 

Sabtu, 28 Feb 2026 09:43 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 09:43 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Status kedaruratan sampah  Kota Madiun kini berdampak pada kebijakan anggaran di tingkat paling bawah. Sebanyak Rp 3,86 miliar dana unt…

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Kegiatan patroli sahur yang dilakukan sejumlah remaja di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berubah menjadi a…

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Mojokerto menggelar kegiatan Employee Voluntering dengan membagikan takjil kepada…

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur belum sepenuhnya diikuti dengan manuver politik yang t…

Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Bos Pertamina

Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Bos Pertamina

Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB

Sebelum Pembacaan Putusan, Dirut PT Pertamina Sudah Menangis. Saat Masuk Ruang Sidang, bergema suara dukungan terhadapnya. “Tuhan Maha Baik,” Teriak Para Pen…

Ko Erwin Bede Narkoba Penyuap AKBP Didik, Pincang

Ko Erwin Bede Narkoba Penyuap AKBP Didik, Pincang

Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ko Erwin yang menjadi DPO dalam keterlibatan kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dan…