Pemkot Madiun Mulai Perketat Prokes Covid-19 Ditiap Kelurahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Madiun, Maidi berencana melakukan pengetatan di wilayah kelurahan. SP/ LM
Walikota Madiun, Maidi berencana melakukan pengetatan di wilayah kelurahan. SP/ LM

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kota Madiun yang terus bertambah hingga terkonfirmasi saat ini menjadi 102 semakin membuat cemas warga Kota Madiun. Walikota Madiun, Maidi berencana melakukan pengetatan di wilayah kelurahan untuk memutus rantai Covid-19 yang tersebar di Kota Madiun tersebut.

Salah satu pengetatan tersebut diantaramya, pemberlakukan kembali jam malam, penyemprotan desinfektan, penutupan beberapa akses diwaktu tertentu dan suplai makanan dan minuman untuk peningkatan imunitas.

“Kelurahan dimana tercatat kasus tinggi, kelurahan itu yang akan kita perketat. Semua penanganan difokuskan pada kelurahan tersebut,” ujar Wali Kota Maidi, Rabu (16/9/2020).

Dari kebijakan yang sudah diterapkan tersebut sudah sebanyak tiga kelurahan yang terkonfirmasi positif selalu bertambah akan tetapi diiringi dengan tingkat kesembuhan yang besar juga. Pemantauan beberapa kelurahan juga dilakukan guna strategi pencegahan lonjakan sewaktu-waktu.

“Kita tidak boleh lengah. Data tingkat kesembuhan di Kota Madiun  memang tinggi. Tapi semua orang berpotensi tertular Covid-19. Karenanya, kita harus semakin waspada dengan berdisiplin protokol kesehatan,” tegasnya.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Madiun, Jawa Timur, kini menembus angka di atas 100 orang setelah ada tambahan tiga pasien baru, Rabu (16/9/2020). Tercatat total kasus Covid-19 mencapai 102 orang.

Pemkot Madiun meminta warga disiplin mengikuti anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan. Yakni memperbanyak tinggal di rumah, selalu memakai masker jika beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan. Dsy1

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…