Kewajiban Swab Test Warga Harus Ada SOP yang Rasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Akmarawita Kadir., M.Kes.SP/SP
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Akmarawita Kadir., M.Kes.SP/SP

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemkot Surabaya mengklaim Covid-19 sudah relatif terkendali, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali membuat kebijakan dengan beralasan memastikan kesehatan dan keamanan warga Kota Surabaya dengan melakukan wajib swab test bagi warga kota Surabaya yang hendak berpergian, maupun warga luar kota yang hendak memasuki kota Pahlawan tersebut.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Akmarawita Kadir., M.Kes turut mendengar bila adanya kewajiban swab test bagi warga Surabaya yang hendak berpergian lebih dari 7 hari. Kewajiban tersebut rupanya juga wajib dilakukan swab test bagi warga pendatang dari luar kota Surabaya.

"Sebaiknya kita tunggu surat edarannya, kalau mengatakan wajib berarti kan semua warga pendatang yang masuk Surabaya harus di swab, semua warga Surabaya yang masuk Surabaya lebih dari 7 hari harus di swab. Saya ingin melihat SOP nya seperti apa. Jangan nanti tambah meresahkan warga tidak ada SOP yang jelas," ungkapnya.

Nampaknya, politisi Golkar ini juga mengetahui informasi bila banyak masyarakat yang belum bisa dilayani di Labkesda yang telah di resmikan oleh Wali Kota Surabaya pada, Selasa kemarin (15/09/20).

"Seperti pembukaan Labkesda kemarin, banyak warga Surabaya yang ingin swab test karena kabarnya gratis, akhirnya banyak warga yang ingin test disana tetapi tidak bisa dilayani karena belum siap," ujarnya.

Akmarawita memperkirakan bila ada ratusan bahkan ribuan warga yang masuk Surabaya, baik pendatang maupun warga Surabaya sendiri setiap harinya, dan mereka masuk dari beragam moda transportasi, seperti  pesawat, bus, kapal laut, lewat darat melalui kendaraan pribadi, dan lain sebagainya.

"Nah kalau ada kewajiban untuk swab itu bagus, untuk menekan penyebaran covid-19. Sekarang  kita lihat SOPnya bagiamana, SDM yang memeriksa masuknya warga ke surabaya seperti apa. Kalau di bebankan ke RT, RW lagi bagaimana  mekanismenya. Apakah RT, dan RW punya akses untuk mendeteksi warga yang masuk surabaya?," Tanyanya.

Lanjutnya, setelah melakukan swab test akan menunggu hasil sekitar 1-2 hari. Selama menunggu Akmarawita mempertanyakan seperti apa mekanismenya.

"Apakah sudah di pikirkan antrian swab di labkesda nanti, misal semua pendatang di arahakan ke labkesda? Nah ini harus jelas. Jangan sampai program yang bagus ini hanya di kerjakan asal-asalan saja, yang penting surabaya sudah ada labkesda dan sudah wajib swab," jelasnya.

Akmarawita menegaskan jangan cuman cover judulnya saja yang bagus, tetapi isinya tidak jelas atau malah membingungkan warga.

"Saya menharapkan segera dibuat SOP nya, dan SOP yang dibuat harus serasional mungkin tidak memberatkan warga, walaupun gratis mislanya tapi warga disuruh riwa-riwi, kesana kemari dan menunggu antrian yang lama itu juga salah satunya memberatkan warga, setelah ada SOP segera pula disosialisasikan ke warga. Sehingga warga tidak dibuat resah dan bingung," pungkasnya.Byt

Berita Terbaru

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur lakukan pendalaman cara tersangka menghabisi Dini Har…

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…