Cheongsam, Cerminkan Kedudukan Sosial Perempuan Tionghoa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cheongsam, Baju tradisional perempuan Tionghoa. Simbol kedudukan pada masanya. SP/SP
Cheongsam, Baju tradisional perempuan Tionghoa. Simbol kedudukan pada masanya. SP/SP

i

SURABAYAPAGI.COM, -- Pakaian merupakan hal yang melekat pada setiap individu. Jika masyarakat Jawa memiliki kebaya sebagai pakaian khas etnisnya, pun masyarakat Tionghoa memiliki Cheongsam.

Cheongsam sendiri berasal dari bahasa Kanton, yaitu Chángshān atau 長衫. Jika diterjemahkan, Cheongsam berarti 'pakaian panjang'. Penyebutan cheongsam berbeda dengan daerah Guangdong (Kanton), wilayah Beijing yang mengenal Cheongsam dengan istilah Qipao (旗袍).

Pakaian tradisional perempuan Tionghoa ini memiliki karakteristik siluet yang pas di tubuh. Cheongsam memiliki potongan leher tertutup atau kerah yang tinggi. Aksen kancing biasanya menghiasi bagian tengah atau kanannya.

Pakaian khas Tionghoa ini menjadi simbol kedudukan sosial kaum perempuan. Baju yang dibuat pada tahun 1920 ini, menjadi salah satu pakaian yang sering dikenakan oleh bangsa Tionghoa khususnya kaum wanita yang memiliki kedudukan sosial yang tinggi.

Dulunya pakaian ini hanya dikenakan untuk kalangan atas saja, namun seiring perkembangan zaman. Ternyata baju ini banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Bahkan uniknya lagi, baju ini juga sering digunakan untuk menyambut hari-hari besar dalam penanggalan China. Misalnya saja seperti perayaan tahun baru imlek.



Menjelang perayaan tahun baru imlek, Cheongsam seakan menjadi barang wajib bagi kaum wanita. Selain karena model yang unik, baju ini juga memiliki desain yang sangat kental dengan nuansa tradisional China. Meskipun desainnya sudah banyak dikembangkan, namun tetap tidak mengurangi ke-khas-an dari baju in. Tidak mengagetkan jika di setiap perayaan imlek, baju Cheongsam selalu menjadi pakaian pilihan yang akan mereka kenakan untuk menyambut tahun baru ataupun digunakan untuk bersilaturahmi ke anggota keluarga lainnya.

Cheongsam atau Qipao memiliki warna dominan merah dengan ornamen kuning keemasan. Bagi warga Tionghoa warna merah memiliki filosofi warna alami yang datang menyerupai bentuk api. Selain itu warna merah juga menjadi simbol akan kemakmuran dan kebahagiaan dalam hidup mereka. Dimana penggunaan warna merah diyakini dapat memberikan pengaruh posistif untuk kehidupan mereka yang lebih baik lagi.Dkp

Berita Terbaru

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengatasi potensi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat normalisasi ruang Sungai…

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha, istri sah Dwi Bagus Martono, membantah mengetahui maupun terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Har…

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…